Perusahaan pembayaran dan enkripsi Block Inc. yang didirikan oleh Jack Dorsey, sebelumnya bernama Square(, secara resmi bergabung dengan indeks S&P 500, menjadi perusahaan publik ketiga dalam indeks saham otoritatif tersebut yang memiliki posisi berat Bitcoin)BTC(, setelah TSL)Tesla( dan CEX utama lainnya. Block menggantikan perusahaan Hess Corporation) yang diakuisisi oleh Chevron pada 18 Juli dan mulai diperdagangkan secara resmi pada 23 Juli. Meskipun harga saham pada hari pertama perdagangan resmi hanya naik 0,54%, namun saat pengumuman pemilihan sebelumnya, sahamnya sempat melonjak 10% dalam satu hari. CFO perusahaan, Amrita Ahuja, menyebut ini sebagai tanda “kesadaran pasar yang lebih luas”, sementara lembaga penelitian enkripsi, Kronos Research, melihatnya sebagai bukti meningkatnya kepercayaan TradFi( terhadap industri enkripsi. Saat ini, Block memiliki 8.584 BTC, sementara total bunga terbuka BTC dari tiga perusahaan dalam indeks S&P 500 telah mencapai sekitar 29.360 BTC. Pasar memperkirakan bahwa pelopor holding Bitcoin, MicroStrategy (sekarang Strategy), dapat menjadi yang berikutnya terpilih.
Block masuk dalam indeks saham teratas, perusahaan terkait enkripsi menambah satu anggota lagi Block Inc. yang dipimpin oleh salah satu pendiri Twitter, Jack Dorsey, telah berhasil bergabung dengan Indeks S&P 500, menjadi perusahaan ketiga yang secara mendalam terlibat dalam Bitcoin)BTC( dan bidang enkripsi di indeks saham yang sangat diperhatikan ini. Perusahaan yang menggabungkan layanan pembayaran dan bisnis Bitcoin ini secara resmi dimasukkan ke dalam indeks pada 18 Juli, menggantikan perusahaan Hess yang diakuisisi oleh Chevron pada hari yang sama. Perdagangan resmi dengan kode saham XYZ dimulai pada 23 Juli. Meskipun harga saham hanya naik sedikit sebesar 0.54% pada hari pertama perdagangan resmi, harga sahamnya sempat melonjak 10% saat pengumuman masuknya ke indeks minggu lalu. Para komentator pasar melihat ini sebagai tonggak perkembangan fintech, sementara pemimpin industri enkripsi lebih menekankan bahwa ini adalah sinyal penting bagi Wall Street untuk meningkatkan BTC exposure).
Sektor Saham Enkripsi: Block, CEX Utama, Tesla Berada di Indeks S&P 500 Dengan Block yang melintasi bidang fintech dan enkripsi:
Reaksi Pasar: Peningkatan Kesadaran dan Kepercayaan yang Lebih Luas COO dan CFO Block Inc., Amrita Ahuja, menanggapi pembaruan ini dengan menyatakan bahwa ini sangat penting bagi perusahaan untuk mendapatkan “pengakuan pasar yang lebih luas (paparan yang lebih luas)”.
“Ini bukan garis finish. Ini adalah sinyal bahwa bisnis yang kita bangun memiliki daya tahan. Terpilihnya membawa pengakuan yang lebih luas.” Perusahaan riset enkripsi Kronos Research, Hank Huang, melihat ini sebagai “kepercayaan yang semakin berkembang (growing trust)” dari peserta TradFi ( terhadap bidang enkripsi. “Block Inc. terpilih dalam indeks S&P 500 menandakan peningkatan tingkat kepercayaan TradFi terhadap perusahaan terkait enkripsi, serta penerimaan yang stabil terhadap infrastruktur blockchain.”
Latar Belakang Block Inc. dan Penataan Enkripsi Block Inc. (sebelumnya dikenal sebagai Square) didirikan pada tahun 2009, oleh Jack Dorsey dan Jim McKelvey, dengan tujuan untuk memberikan kemampuan kepada usaha kecil untuk menerima pembayaran kartu bank melalui perangkat bergerak. Perusahaan kemudian memperluas layanan keuangan lainnya, termasuk:
Calon potensial berikutnya: MicroStrategy )Strategy( Dalam konteks ini, pelopor pemegang koin Bitcoin — MicroStrategy (yang kini telah berganti nama menjadi Strategy) — dipandang sebagai kandidat potensial berikutnya untuk indeks S&P 500. Jika berhasil terpilih, indeks tersebut akan memiliki empat perusahaan yang terkait erat dengan Bitcoin, memberikan investor lebih banyak eksposur industri enkripsi.
Kesimpulan: Langkah Penting Enkripsi Masuk ke Keuangan Utama Block Inc. berhasil masuk ke dalam indeks saham paling berpengaruh di dunia, S&P 500, bukan hanya sebagai tonggak perkembangan dirinya sendiri, tetapi juga merupakan peristiwa simbolis yang menunjukkan pengakuan yang lebih luas terhadap Bitcoin dan aset enkripsi dalam sistem keuangan tradisional. Bersama dengan TSL dan CEX mainstream, tiga perusahaan raksasa yang memiliki Posisi Berat di BTC membentuk kelompok “saham konsep enkripsi” dalam S&P 500, dengan total Holding hampir 30.000 BTC. MicroStrategy (Strategy) sebagai kandidat kuat berikutnya, potensi masuknya akan semakin memperkuat tren ini. Langkah ini secara signifikan memperluas cara bagi investor tradisional untuk mengonfigurasi Bitcoin secara tidak langsung melalui saluran pasar saham yang patuh dan mainstream, mempercepat proses integrasi aset enkripsi dengan dunia keuangan tradisional.