Data nonfarm payrolls yang akan datang menjanjikan momen penting bagi pelaku pasar karena prediksi yang bertentangan dari lembaga keuangan utama menciptakan suasana volatilitas. Sementara hasil imbal hasil Treasury AS menunjukkan pergerakan modest di awal tahun, data ketenagakerjaan yang akan datang kemungkinan besar akan menentukan arah pasar saham dan pasar obligasi dalam beberapa minggu mendatang.
Indikator Ketenagakerjaan Menarik Perhatian Pasar
Pengumuman ekonomi utama dijadwalkan untuk minggu depan, dengan angka ketenagakerjaan menjadi pusat perhatian. Rangkaian dimulai dengan laporan ketenagakerjaan ADP hari Rabu, yang biasanya menjadi indikator awal untuk data nonfarm payroll yang lebih luas yang dijadwalkan pada hari Jumat. Ini menandai kembalinya jadwal rilis reguler untuk nonfarm payroll, setelah jeda sejak September lalu. Investor telah menunggu data ini untuk menilai kesehatan sebenarnya dari pasar tenaga kerja AS dan menyesuaikan posisi mereka sesuai.
Pandangan Berbeda tentang Tingkat Pengangguran
Komunitas perkiraan tetap terbagi tentang di mana tingkat pengangguran akan berada. Capital Economics mengambil sikap yang lebih optimis, memproyeksikan tingkat pengangguran akan menurun dari 4,6% menjadi 4,5%, menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan. Sebaliknya, Citigroup memiliki pandangan yang lebih berhati-hati, memperkirakan kenaikan menjadi 4,7%, yang akan menandakan tekanan yang meningkat di pasar tenaga kerja. Prediksi yang bersaing ini menegaskan ketidakpastian seputar lanskap ketenagakerjaan dan menyoroti mengapa berita nonfarm payroll tetap penting untuk pengambilan keputusan alokasi aset di pasar global.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pasar Menunggu Berita Non-Farm Payroll Dengan Ramalan Terbelah
Data nonfarm payrolls yang akan datang menjanjikan momen penting bagi pelaku pasar karena prediksi yang bertentangan dari lembaga keuangan utama menciptakan suasana volatilitas. Sementara hasil imbal hasil Treasury AS menunjukkan pergerakan modest di awal tahun, data ketenagakerjaan yang akan datang kemungkinan besar akan menentukan arah pasar saham dan pasar obligasi dalam beberapa minggu mendatang.
Indikator Ketenagakerjaan Menarik Perhatian Pasar
Pengumuman ekonomi utama dijadwalkan untuk minggu depan, dengan angka ketenagakerjaan menjadi pusat perhatian. Rangkaian dimulai dengan laporan ketenagakerjaan ADP hari Rabu, yang biasanya menjadi indikator awal untuk data nonfarm payroll yang lebih luas yang dijadwalkan pada hari Jumat. Ini menandai kembalinya jadwal rilis reguler untuk nonfarm payroll, setelah jeda sejak September lalu. Investor telah menunggu data ini untuk menilai kesehatan sebenarnya dari pasar tenaga kerja AS dan menyesuaikan posisi mereka sesuai.
Pandangan Berbeda tentang Tingkat Pengangguran
Komunitas perkiraan tetap terbagi tentang di mana tingkat pengangguran akan berada. Capital Economics mengambil sikap yang lebih optimis, memproyeksikan tingkat pengangguran akan menurun dari 4,6% menjadi 4,5%, menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan. Sebaliknya, Citigroup memiliki pandangan yang lebih berhati-hati, memperkirakan kenaikan menjadi 4,7%, yang akan menandakan tekanan yang meningkat di pasar tenaga kerja. Prediksi yang bersaing ini menegaskan ketidakpastian seputar lanskap ketenagakerjaan dan menyoroti mengapa berita nonfarm payroll tetap penting untuk pengambilan keputusan alokasi aset di pasar global.