Badai Musim Dingin di Pantai Timur Menghentikan Ribuan Penerbangan; Pelacakan Penerbangan Real-Time Mengungkap Disrupsi Besar
Badai musim dingin yang kuat sedang melanda Pantai Timur AS, memicu gangguan penerbangan besar-besaran yang telah memaksa lebih dari 5.000 pesawat untuk berhenti beroperasi, menurut laporan CNBC. Dari Virginia hingga Maine, maskapai utama telah menangguhkan penalti modifikasi tiket dan pengembalian dana saat penumpang berusaha untuk memesan ulang.
Data dari FlightAware—layanan pelacakan penerbangan terkemuka—menunjukkan skala krisis: pada 22 Februari, sekitar dua pertiga lalu lintas masuk dan 40% operasi keluar di pusat sibuk New York, Bandara Internasional John F. Kennedy dan LaGuardia, dibatalkan. Sistem pelacakan penerbangan menunjukkan situasi memburuk lebih jauh pada 23 Februari, dengan kondisi diperkirakan akan memburuk lagi saat sistem bergerak ke arah timur laut.
Maskapai telah mulai membebaskan biaya perubahan sebagai tanggapan terhadap keadaan darurat cuaca, meskipun pemantauan penerbangan secara real-time menunjukkan bahwa opsi pemesanan ulang tetap sangat terbatas di seluruh wilayah yang terdampak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Badai Musim Dingin di Pantai Timur Menghentikan Ribuan Penerbangan; Pelacakan Penerbangan Real-Time Mengungkap Disrupsi Besar
Badai musim dingin yang kuat sedang melanda Pantai Timur AS, memicu gangguan penerbangan besar-besaran yang telah memaksa lebih dari 5.000 pesawat untuk berhenti beroperasi, menurut laporan CNBC. Dari Virginia hingga Maine, maskapai utama telah menangguhkan penalti modifikasi tiket dan pengembalian dana saat penumpang berusaha untuk memesan ulang.
Data dari FlightAware—layanan pelacakan penerbangan terkemuka—menunjukkan skala krisis: pada 22 Februari, sekitar dua pertiga lalu lintas masuk dan 40% operasi keluar di pusat sibuk New York, Bandara Internasional John F. Kennedy dan LaGuardia, dibatalkan. Sistem pelacakan penerbangan menunjukkan situasi memburuk lebih jauh pada 23 Februari, dengan kondisi diperkirakan akan memburuk lagi saat sistem bergerak ke arah timur laut.
Maskapai telah mulai membebaskan biaya perubahan sebagai tanggapan terhadap keadaan darurat cuaca, meskipun pemantauan penerbangan secara real-time menunjukkan bahwa opsi pemesanan ulang tetap sangat terbatas di seluruh wilayah yang terdampak.