Sembilan langkah bagaimana seseorang "menggali" kata-katamu!


Penjelasan lengkap 9 langkah
Langkah pertama: Tarik (Mendekatkan jarakmu)
Tujuannya adalah membuatmu rileks dan tidak waspada. Terdiri dari 3 sub-langkah:
Puji (memuji): Memuji kemampuanmu, kepribadianmu, membuatmu merasa dia mengerti kamu, merasa akrab.
Ekspos diri secara aktif: Secara sukarela mengungkapkan sedikit "rahasia" atau hal memalukan yang tidak penting (misalnya kejadian memalukan waktu kecil, mengeluh tentang orang tua, dll, tapi tidak pernah mengungkapkan hal buruk tentang bos). Ini membuatmu merasa dia adalah "satu orang" denganmu.
Empati: Saat kamu mengeluh, dia berkata “Saya juga merasa dia terlalu berlebihan,” “Kalau saya, saya juga marah.” Ini untuk menyamakan posisi, membuatmu benar-benar menurunkan pertahanan.
Langkah kedua: Buka (Pertanyaan terbuka)
Tujuan: Membuatmu banyak bicara.
Metode: Dia tidak langsung bertanya “Menurutmu, bagaimana hubunganmu dengan pemimpin ini?” (ini tertutup), melainkan bertanya “Bagaimana perasaanmu?” “Apa pendapatmu?”.
Hasil: Mengarahkanmu untuk mengungkapkan sikap dan perasaanmu, akhirnya mengungkap rahasia kamu.
Langkah ketiga: Ketuk (Menggali secara halus)
Metode: Menggunakan orang lain sebagai kedok untuk membuatmu membuktikan sendiri.
Contoh: “Aku dengar dari orang lain bahwa hubunganmu dengan pemimpin ini biasa saja, benar tidak?”.
Hasil: Untuk mengklarifikasi rumor, kamu secara tidak sadar akan menjelaskan dan membuktikan, sehingga semua fakta (misalnya hubungan kalian sebenarnya baik, atau sangat buruk) akan terungkap.
Langkah keempat: Salah (Berpura-pura salah)
Metode: Dengan sengaja menyampaikan informasi yang salah agar kamu memperbaikinya.
Contoh: Dia tahu gajimu 10 juta, tapi sengaja bertanya “Gajimu cuma lima atau enam ribu?” Atau meskipun hubunganmu baik dengan pemimpin, dia bilang hubungan kalian biasa saja.
Hasil: Untuk memperbaiki kesalahan dia, kamu akan secara spontan mengungkapkan situasi sebenarnya (“Tidak, gaji saya satu juta!”), sehingga fakta sebenarnya terungkap.
Langkah kelima: Kejar (Terus menambah/meningkatkan)
Metode: Menggali pertanyaan secara bertahap seperti mengupas bawang.
Contoh: Tanya “Lagi sibuk?” -> “Sibuk apa?” -> “Proyek apa?” -> “Siapa yang bertanggung jawab?” -> “Anggaran berapa?”
Hasil: Banyak orang mengungkapkan anggaran saat membeli rumah secara bertahap seperti ini dari penjual.
Langkah keenam: Emosi (Menciptakan suasana emosional)
Metode: Membuatmu marah, merasa tersinggung, atau ingin pamer.
Prinsip: Saat kamu terlibat secara emosional (emosi meningkat), otak kehilangan kendali, kehilangan akal sehat, mulut akan menjadi longgar, dan kata-kata hati akan keluar.
Langkah ketujuh: Pindah topik
Metode: Saat sebelumnya selalu empati dan membuatmu rileks, tiba-tiba secara tidak sengaja beralih ke topik lain.
Hasil: Karena kamu tidak waspada, pikiran masih berada dalam keadaan rileks tadi, secara otomatis akan menjawab pertanyaan baru ini, sehingga kamu terjebak dalam percakapan yang mengungkapkan rahasia.
Langkah kedelapan: Rahasia tukar-menukar
Metode: “Aku mau cerita sesuatu, kamu harus jaga rahasia ini.”
Prinsip: Setelah kamu berjanji menjaga rahasia, kontrak psikologis tercapai. Dia kemudian mengungkapkan “rahasia” yang tidak penting. Kamu merasa karena dia percaya padamu, kamu juga harus menukar rahasia.
Hasil: Dia mendapatkan informasi asli dari kamu, sementara kamu hanya menukar rahasia palsu.
Langkah kesembilan: Ringkasan
Metode: Menggambarkan rangkuman dari kata-katamu. “Jadi, kamu berpendapat seperti itu, kan?”
Hasil: Asalkan kamu mengangguk setuju, dia akan menyimpulkan pendapatmu, dan kata-katamu sepenuhnya terjebak, posisi juga terkunci.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan