SUKU BUNGA STABIL, INFLASI TANGGUH, PASAR HATI-HATI



Ketua Fed Powell menyampaikan pesan yang jelas kepada pasar pada pertemuan FOMC terakhirnya: tidak akan ada terburu-buru untuk memotong suku bunga. Suku bunga kebijakan dipertahankan stabil di 3,50-3,75%, sesuai dengan ekspektasi pasar, tetapi kejutan sebenarnya adalah suara 8-4, dengan oposisi yang belum pernah terlihat sejak 1992. Tiga anggota mendukung pelonggaran moneter lebih lanjut, sementara satu anggota mendukung pemotongan suku bunga.

Pernyataan Powell bahwa "guncangan energi dan geopolitik belum mencapai puncaknya" secara signifikan mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga di akhir tahun. Ekspektasi di polymarket bahwa tidak akan ada pemotongan suku bunga hingga 2026 meningkat menjadi 59%.

Pasar Hati-Hati dan Bitcoin Tangguh

Setelah pernyataan hawkish tersebut, Bitcoin mundur ke $74.937, menunjukkan refleks klasik "jual saat ekspektasi". Namun, pemulihan cepat setelah penurunan ini menyoroti kekuatan permintaan struktural dasar di pasar cryptocurrency. Bitcoin menetap di kisaran $75.900-$76.400 selama hari itu, menutup bulan April dengan kenaikan sekitar 14-15%, menjadikannya bulan dengan performa terbaik tahun ini.

Pergerakan harga ini menunjukkan bahwa investor institusional terus menambah Bitcoin ke portofolio mereka sebagai penyimpan nilai jangka panjang, meskipun memperhitungkan risiko geopolitik dan ketidakpastian makroekonomi.

Keputusan UAE Keluar dari OPEC Diresmikan

Hari bersejarah terjadi di pasar minyak global. Keputusan Uni Emirat Arab untuk keluar dari OPEC secara resmi berlaku mulai 1 Mei. UAE, yang selama ini berargumen bahwa kuota produksi membatasi mereka, kini akan mengejar strategi produksi independen. Meskipun perkembangan ini berpotensi memberikan kelegaan pasokan di pasar minyak, blokade yang sedang berlangsung terhadap Iran dan ketegangan di Selat Hormuz terus menekan harga ke atas.

Perkiraan EIA saat ini menunjukkan bahwa minyak Brent bisa naik hingga $115 di kuartal kedua. Memang, minyak Brent sempat menguji $126 awal minggu ini, level yang belum terlihat sejak 2022.

Ekonomi AS: Pertumbuhan Melambat, Pasar Tenaga Kerja Mengejutkan

Menurut data terbaru, ekonomi AS tumbuh sebesar 2,0% tahun-ke-tahun di kuartal pertama, di bawah ekspektasi. Inflasi PCE Maret sebesar 3,5% tahun-ke-tahun, sementara PCE inti diukur sebesar 3,2%. Meskipun kedua angka tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar, keduanya tetap jauh di atas target inflasi Fed sebesar 2%. Mengingat efek sekunder dari kenaikan harga energi yang belum sepenuhnya tercermin dalam data, tekanan inflasi yang meningkat dapat diperkirakan dalam beberapa bulan mendatang.

Di bidang ketenagakerjaan, angka yang mengejutkan muncul. Klaim pengangguran mingguan turun menjadi 189.000, level terendah sejak 1969. Situasi ini mengonfirmasi bahwa pasar tenaga kerja masih cukup ketat dan ruang Fed untuk memotong suku bunga semakin menyempit.

Tekanan Terkait Minyak dan Obligasi AS

Tekanan biaya yang disebabkan oleh kenaikan harga minyak dan ketidakpastian geopolitik mendorong hasil obligasi Treasury 10 tahun AS ke 4,4% selama hari itu. Ini berpotensi berdampak negatif pada pasar perumahan dan biaya pinjaman perusahaan.

Persamaan Geopolitik dan Ketua Fed Baru

Sementara pembicaraan gencatan senjata Israel-Palestina dilanjutkan di Kairo hari ini, situasi di front Iran lebih kompleks. Trump menolak proposal Iran terkait Selat Hormuz, berargumen bahwa proposal tersebut tidak mencakup negosiasi nuklir. Menurut Axios, Trump menginstruksikan asistennya untuk memperluas blokade terhadap Iran. Bagaimana Iran merespons keputusan ini adalah faktor paling penting yang menentukan trajektori harga minyak jangka pendek.

Di tengah perkembangan geopolitik ini, Senat diperkirakan akan mengadakan pemungutan suara umum minggu ini tentang nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua Fed. Pasar memantau dengan ketat apakah akan ada pelonggaran kebijakan moneter dengan ketua baru, mengingat ekspektasi bahwa Warsh lebih condong ke pemotongan suku bunga.

Kesimpulan:

Mei akan menjadi titik balik penting bagi investor. Dampak keluarnya UAE dari OPEC terhadap pasokan minyak global, ketidakpastian dalam negosiasi Iran, pengangkatan Warsh sebagai ketua Fed, proses markup dari Undang-Undang CLARITY, dan potensi pengambilan keuntungan di pasar cryptocurrency setelah performa kuat bulan April adalah faktor utama yang akan menentukan arah pasar.

Secara khusus, jika harga minyak turun di bawah $90 di kuartal keempat, sesuai skenario dasar EIA, ruang gerak Fed terkait pemotongan suku bunga mungkin akan membesar. Namun, realisasi skenario optimis ini terlebih dahulu membutuhkan solusi diplomatik terhadap krisis Iran.
BTC1,88%
Lihat Asli
post-image
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 7
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
MasterChuTheOldDemonMasterChu
· 22menit yang lalu
Berpegang teguh HODL💎
Lihat AsliBalas0
MasterChuTheOldDemonMasterChu
· 22menit yang lalu
Langsung saja serang 👊
Lihat AsliBalas0
MrFlower_XingChen
· 1jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
ybaser
· 2jam yang lalu
Terus maju 👊
Lihat AsliBalas0
HighAmbition
· 2jam yang lalu
2026 GOGOGO 👊
Balas0
Yunna
· 3jam yang lalu
LFG 🔥
Balas0
CryptoDiscovery
· 3jam yang lalu
Informasi yang baik untuk dibagikan 💯
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan