Dalam latar belakang kebuntuan diplomatik AS-Iran: Kunjungan Wakil Presiden AS Vance ke Islamabad Ditunda



Karena kebuntuan diplomatik AS-Iran, Wakil Presiden AS Vance menunda kunjungannya ke Islamabad; setelah kemajuan diplomasi AS-Iran terhambat, pembicaraan terkait mungkin akan dilanjutkan kembali pada 23 April, saat Pakistan sudah siap menjadi tuan rumah.

Iran bersikeras bahwa perwakilan negosiasi harus memiliki otoritas, dan menolak untuk melakukan pembicaraan di bawah ancaman, menyebabkan kesepakatan belum tercapai selama ini.

Ringkasan: Artikel ini membahas penundaan kunjungan Wakil Presiden AS JD Vance ke Islamabad di tengah ketidakpastian prospek diplomasi AS-Iran; diperkirakan pembicaraan dapat dilanjutkan kembali pada 23 April.

Artikel menekankan sikap Pakistan yang bersedia menjadi tuan rumah, serta posisi Iran yang menuntut agar perwakilan negosiasi memiliki otoritas dan menolak melakukan pembicaraan di bawah ancaman.

21 April — Seiring proses diplomatik antara AS dan Iran menghadapi ketidakpastian, Wakil Presiden AS JD Vance yang seharusnya mengunjungi Islamabad ditunda.

Menurut seorang pejabat AS yang mengetahui, Vance awalnya berencana berangkat pagi ini, dan pembicaraan diperkirakan akan dilanjutkan kembali pada (23 April) (Rabu)—yang juga merupakan hari berakhirnya gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran.

Pemerintah Trump sedang menunggu sinyal yang jelas: perwakilan negosiasi Iran memiliki otoritas penuh untuk mencapai kesepakatan terkait program nuklir Iran. Dilaporkan bahwa Pentagon sedang mempertimbangkan opsi militer, jika mereka menilai Iran tidak bernegosiasi dengan niat baik, meskipun pejabat menyatakan bahwa dalam waktu dekat kemungkinan besar tidak akan ada gelombang serangan baru.

Pakistan telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah putaran baru pembicaraan, tetapi karena batas waktu gencatan senjata mendekat, waktu pasti masih belum pasti. Informasi keras dari pihak Iran juga muncul.

Perdana Menteri Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan bahwa negaranya tidak akan berpartisipasi dalam negosiasi di bawah “ancaman”—sebagai tanggapan terhadap pernyataan Trump: jika kesepakatan tidak tercapai, dia mungkin akan menyerang infrastruktur energi Iran. Kunjungan ini tidak sepenuhnya dibatalkan; jika ada sinyal positif dari Iran, tanggal kunjungan dapat dijadwalkan ulang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan