Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 30+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini saya melihat pandangan dari Jamie Dimon, CEO JPMorgan. Orang ini cukup menarik dalam menyoroti risiko pasar tahun ini. Dia terus menekankan satu masalah—jika inflasi tidak turun malah naik, maka risiko pasar bearish benar-benar akan datang.
Dia secara khusus menyebutkan bahwa kenaikan harga minyak adalah ancaman yang tidak bisa diabaikan. Sejarah menunjukkan bahwa resesi tahun 1974 dan 1982 disebabkan oleh lonjakan harga minyak. Saat ini, situasi di Timur Tengah dan konflik geopolitik sedang mendorong biaya energi naik lagi, tekanan jangka pendek ini nyata adanya. Jika inflasi tetap tinggi, suku bunga akan dipaksa naik, dan suku bunga memiliki pengaruh seperti "tarikan" terhadap hampir semua harga aset—ini berarti risiko pasar bearish bukan sekadar omong kosong.
Yang menarik, kekhawatiran dia terhadap pasar kredit swasta sebenarnya tidak terlalu serius. Dia melakukan perhitungan: ukuran kredit swasta dengan leverage hanya sekitar 1,8 miliar dolar, dibandingkan dengan pasar obligasi high-yield AS sebesar 1,5 triliun dolar, pinjaman sindikasi leverage 1,7 triliun dolar, dan obligasi investment-grade bahkan mencapai 13 triliun dolar. Dari sudut pandang ini, meskipun kredit swasta kurang transparan, "mungkin tidak akan menimbulkan risiko sistemik."
Mengenai AI, sikap dia justru optimis. Dia bilang investasi AI bukan gelembung spekulatif, melainkan revolusi produktivitas nyata yang akan mengubah dunia seperti listrik dan internet, tapi kecepatannya akan jauh lebih cepat. Tapi dia juga jujur, saat ini siapa yang akan menjadi pemenang terakhir masih belum jelas. Dalam jangka pendek, pengeluaran untuk AI mungkin menaikkan harga, tapi dalam jangka panjang akan menurunkan inflasi.
Yang membuat saya terkesan adalah keluhan dia tentang regulasi bank. Setelah krisis keuangan, risiko sistemik memang berkurang, tapi beberapa aturan yang dibuat terburu-buru malah menghambat pinjaman dan pertumbuhan. Dia menganggap bahwa beberapa regulasi terhadap bank sistemik global "sungguh tidak masuk akal," merasa aturan tertentu hanya menghukum keberhasilan dan kekuatan.
Secara ringkas, pandangan utama Dimon adalah: risiko terbesar tahun ini adalah inflasi dan geopolitik. Jika kedua faktor ini memburuk, pasar bearish memang bisa datang. Tapi dari sudut pandang jangka panjang, fundamental ekonomi masih mendukung, hanya saja perlu waspada terhadap risiko "tikus bau" jangka pendek. Investor saat ini harus paling perhatian apakah konflik geopolitik ini bisa diselesaikan dengan baik.