Belakangan ini saya melihat sebuah kasus keuangan di Taiwan, benar-benar gila banget, saya harus mengeluh.



Kejadiannya begini. Pada masa lalu, saham biotech yang dipromosikan sebagai "Raja Saham Bioteknologi" adalah Kangyou-KY, lalu kemudian terungkap telah menggelapkan lebih dari 20 miliar yuan. Pelaku utamanya adalah seorang pengusaha asal Indonesia keturunan Tiongkok bernama Wang Mingliang, orangnya sudah kabur, sekarang masih dalam daftar buronan. Rekan pelaku lainnya, Huang Wenlie, dihukum 30 tahun.

Tapi ini belum bagian yang paling gila. Pada tahun 2019, buronan Wang Mingliang malah meminjam 17,2 juta dolar AS (sekitar 550 juta TWD) dari Bank Antai, dengan saham Kangyou dan saham perusahaan lain sebagai jaminan. Setelah kasus Kangyou terungkap, uang ini tentu saja tidak bisa dikembalikan, menjadi piutang buruk bank.

Orang normal pasti sudah menyerah di titik ini, kan? Tapi operasi Bank Antai ini benar-benar belum pernah saya lihat sebelumnya. Pada 2020, Wang Mingliang sudah menjadi buronan, tapi bank malah tetap menyetujui dia (melalui sebuah perusahaan cangkang bernama Shuguang) untuk meminjam 17 juta dolar AS (sekitar 540 juta TWD), dengan alasan "pembelian piutang buruk". Dengan kata lain, uang baru dari bank digunakan untuk membeli utang lama yang dia miliki ke bank sendiri, lalu menjadikan jaminan. Sekali tertipu, belum cukup, malah secara aktif mengirim diri ke perangkap lagi dan tertipu untuk kedua kalinya.

Pinjaman baru ini tentu saja juga menjadi piutang macet.

Yang paling gila adalah hukuman. Bulan lalu (2 April), Biro Penyidikan menggeledah Bank Antai dan memanggil dua pejabat terkait—manajer asisten Huang Yijian dan manajer pengawas Zheng Kehao. Hasilnya? Huang Yijian dibebaskan dengan jamin 150.000 yuan, Zheng Kehao dengan jamin 50.000 yuan. Jumlah uang terkait kasus ini 540 juta yuan, jaminan cuma 50.000 yuan, rasio 0,0009%. Coba deh, bayangkan angka ini.

Dibandingkan, orang biasa yang punya kredit rumah dan tidak mampu bayar, bank pasti akan mengejar. Tapi kalau kamu adalah orang dalam bank, membantu buronan menggelapkan 54 juta yuan, jaminan cuma 50.000 yuan, sama saja seperti tidur nyenyak di rumah. Aturan main orang kaya memang berbeda.

Kasus penggelapan 201 juta yuan pelaku utamanya masih bebas di luar negeri, bank yang membantu dia membuka pintu cuma perlu 50.000 yuan untuk pulang tidur. Sedangkan ribuan pemegang saham Kangyou yang tertipu? Tidak mendapatkan satu sen pun kembali. Kejadian seperti ini, kalau dibuat novel atau skenario, pasti terlalu berlebihan, tapi kenyataannya memang benar-benar terjadi. Melihat kasus-kasus ini, kamu akan paham kenapa orang tertarik dengan berbagai penipuan—karena hukuman atas penipuan keuangan memang sangat ringan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan