Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Gua baru perhatiin ada penyelidikan serius yang sedang berjalan di DPR soal program pengembangan kapal penjaga pantai. Komite mereka mulai gali lebih dalam, terutama ke kontraktor utama yang disebut-sebut nahan dokumen penting.
Yang menarik adalah ini muncul pas kekhawatiran mulai meningkat tentang gimana manajemen proyek ini dijalankan. Bloomberg juga coverage soal hal ini, jadi bukan cuma isu internal aja. Penundaan proyek dan pembengkakan biaya yang jadi fokus utama—dua hal yang paling sering bikin proyek infrastruktur berantakan.
Komite DPR basically lagi coba bongkar apa sih yang sebenarnya terjadi di balik layar. Mereka pengen tahu kenapa penjaga pantai kita masih belum punya kapal yang seharusnya udah ready. Transparansi dan akuntabilitas jadi kunci di sini, apalagi ini proyek besar yang melibatkan anggaran negara.
Kerjasama dari kontraktor penting banget buat proses ini. Kalau mereka kooperatif dan keluarin semua data yang diminta, komite bisa assess situasi dengan lebih akurat. Dari sana baru bisa lihat apa yang perlu diperbaiki dan bagaimana cara supaya program pembangunan penjaga pantai ini bisa jalan sesuai rencana. Semoga transparansi ini bawa hasil positif untuk pembangunan infrastruktur maritim kita ke depannya.