Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Hurdle regulasi terlampaui: Bagaimana pengawas bursa membebaskan tokenisasi Wall Street
Pengawasan Bursa Swiss di bawah pimpinan SEC telah mengambil langkah penting menuju digitalisasi pasar keuangan. Dengan sebuah “No-Action Letter” kepada Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC), pengawas bursa AS menunjukkan dukungannya terhadap proyek tokenisasi yang ambisius ini. Persetujuan ini membuka jalan bagi pengenalan instrumen keuangan digital secara lebih cepat—sebuah proses yang berpotensi mengubah secara fundamental Wall Street.
DTCC Mendapatkan Persetujuan: Makna dari No-Action Letter
Berita ini langsung dari DTCC sendiri: pengawas bursa memutuskan untuk tidak hanya mengizinkan, tetapi juga mendukung secara aktif proyek tokenisasi ini. Para eksekutif DTCC, Brian Steele dan Nadine Chakar, secara khusus meminta kejelasan hukum dari SEC, dan kini permintaan mereka dikabulkan. Dalam surat tersebut dinyatakan secara tegas: “Para pegawai merekomendasikan kepada Komisi agar tidak mengambil tindakan penegakan hukum terkait operasi DTCC Tokenization Service.”
Bagi DTCC sebagai pusat clearing dan penyimpanan utama sistem keuangan AS, dukungan dari pengawas bursa ini merupakan kepercayaan besar. Persetujuan ini memang bersifat terbatas waktu—berlaku selama tiga tahun setelah layanan dimulai—namun memberikan kepastian hukum dan mempercepat peluncuran pasar dibanding biasanya.
Layanan tokenisasi direncanakan akan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun 2026. DTCC menegaskan bahwa pengawasan ini memenuhi kebutuhan penting: “Ini adalah tonggak penting. Ini memungkinkan kami untuk memulai layanan tokenisasi aset dunia nyata sesuai dengan hukum sekuritas, dalam lingkungan yang terkendali.”
Aset Apa Saja yang Dapat Ditokenisasi?
Pengawasan bursa menetapkan batasan yang jelas dalam persetujuan ini. Tidak semua aset keuangan dapat didigitalisasi—SEC telah menetapkan daftar aset tertentu yang memenuhi syarat untuk tokenisasi. Di antaranya indeks saham Russell 1000, ETF yang tersebar luas untuk indeks saham terbesar, serta obligasi pemerintah AS.
Pembatasan ini tidak mengejutkan: mencerminkan pendekatan konservatif dari pengawas bursa yang ingin melangkah secara bertahap. Pendekatan terkendali ini bertujuan meminimalkan risiko sekaligus mendorong inovasi.
Misteri Blockchain: Jaringan Apa yang Akan Digunakan?
Satu pertanyaan utama tetap belum terjawab meskipun persetujuan dari pengawas bursa: jaringan blockchain apa yang akan digunakan DTCC untuk menyimpan aset yang telah ditokenisasi? SEC sengaja menjaga ketidakjelasan dan mengizinkan infrastruktur blockchain yang terregulasi maupun yang tidak terregulasi. Ini membuka berbagai opsi: Ethereum, Hyperledger, dan jaringan lain bisa dipilih. Selain itu, pengawas bursa secara eksplisit mengizinkan penggunaan Layer-1 blockchain, maupun solusi Layer-2 yang dibangun di atas jaringan yang ada.
Fleksibilitas teknologi ini bisa menjadi keuntungan strategis—DTCC dapat memilih infrastruktur terbaik tanpa terikat oleh batasan regulasi tertentu.
Mengapa Tokenisasi Akan Mengubah Dunia Keuangan
Inisiatif DTCC yang didukung pengawas bursa ini merupakan bagian dari tren global. Bahkan JPMorgan dan BlackRock sudah mengerjakan proyek tokenisasi mereka sendiri—menunjukkan bahwa industri keuangan mapan serius menghadapi perubahan ini.
Keuntungan dari aset yang ditokenisasi sangat jelas: dapat diperdagangkan 24/7, tidak terbatas pada jam pasar konvensional. Akses pasar menjadi lebih demokratis, proses penyelesaian transaksi dipercepat. Secara hukum, versi digital ini harus sepenuhnya setara dengan aset tradisional—memiliki hak, perlindungan investor, dan hak kepemilikan yang sama.
Dukungan aktif dari pengawas bursa ini menandai perubahan paradigma dalam regulasi keuangan AS. Wall Street dan blockchain—yang dulu dianggap sebagai dua dunia yang tak pernah bersatu—mulai menyatu. Pengawas bursa menciptakan fondasi untuk pasar keuangan yang digital, terdesentralisasi, namun tetap teratur.