Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Dari Boxing Glory hingga $10 Million: Bagaimana Mike Tyson Membangun Kembali Kekayaan Bersihnya
Kisah keuangan Mike Tyson seperti pertarungan kelas berat melawan keberuntungan itu sendiri. Setelah meraih penghasilan hingga $400 juta selama karier tinjanya, petinju legendaris ini melihat kekayaannya runtuh menjadi kebangkrutan pada tahun 2003 sebelum melakukan salah satu comeback keuangan paling mengesankan dalam dunia olahraga. Kini, pada tahun 2026, kekayaan bersih Mike Tyson diperkirakan sebesar $10 juta—angka ini bukan kegagalan, melainkan pelajaran tentang reinventing diri dan ketahanan.
Dominasi Tahun 1990-an: Saat Mike Tyson Menghasilkan Setengah Miliar Dolar
Selama puncak karier tinjanya di tahun 1990-an, Mike Tyson hampir seperti mencetak uang sendiri. Pada puncaknya, dia mendapatkan hingga $30 juta per pertarungan, menjadikannya salah satu atlet dengan bayaran tertinggi di dunia. Pertarungannya melawan lawan legendaris seperti Evander Holyfield dan Lennox Lewis menghasilkan pendapatan besar yang tampaknya tak terbatas. Pada akhir karier tinjanya, Tyson telah mengumpulkan lebih dari $400 juta—jumlah yang luar biasa dan menempatkannya di antara atlet terkaya dalam sejarah.
Namun, meskipun telah menghasilkan lebih banyak uang daripada yang bisa dibelanjakan dalam sepuluh kehidupan, manajemen keuangan yang buruk, gaya hidup mewah, dan masalah hukum perlahan-lahan menguras kekayaannya. Pria yang pernah memiliki beberapa mansion, mobil eksotis, dan bahkan harimau peliharaan ini akhirnya mengalami kejatuhan finansial.
Kebangkrutan: Saat Segalanya Berubah pada 2003
Kejatuhan tak terelakkan terjadi pada tahun 2003 ketika Mike Tyson mengajukan kebangkrutan. Meski pendapatannya selama karier mencapai $400 juta, kombinasi pengeluaran berlebihan, investasi yang salah, dan manajemen yang gagal meninggalkan dia dalam kondisi keuangan yang hancur. Ini menjadi titik balik—bukan akhir dari ceritanya, tetapi awal dari babak kedua yang luar biasa.
Peralihan ke Dunia Hiburan: Menemukan Sumber Pendapatan di Luar Tinju
Alih-alih menghilang ke dalam ketidakjelasan, Tyson mengubah dirinya di berbagai industri. Dia meluncurkan pertunjukan solo yang sangat sukses, “Mike Tyson: Undisputed Truth,” yang menampilkan kerentanannya dan humor. Hollywood pun datang memanggil, dengan penampilan di film seperti “The Hangover” yang menambah kredibilitas dan pendapatannya dalam proses pemulihan.
Penampilan di televisi, podcast, acara berbicara di depan umum, dan kesepakatan buku semakin memperdiversifikasi sumber pendapatannya. Setiap usaha membantu membangun kembali kekayaannya dari nol.
Pertarungan Pameran 2020: Kejutan Multi-Juta Dolar
Pada tahun 2020, Mike Tyson mengejutkan dunia olahraga dengan kembali ke ring pada usia 54 tahun untuk pertandingan pameran melawan legenda lain, Roy Jones Jr. Acara pay-per-view ini menjadi kekuatan komersial besar, menghasilkan lebih dari $80 juta secara global. Bagi Tyson, ini adalah pembayaran besar dan menunjukkan bahwa namanya serta warisannya masih memiliki nilai pasar yang serius.
Kerajaan Cannabis: Tyson 2.0 dan Strategi Uang Modern
Baru-baru ini, Mike Tyson memasuki industri ganja yang sedang berkembang pesat dengan Tyson 2.0, sebuah merek yang mendapatkan daya tarik pasar yang besar di seluruh Amerika Serikat. Analis industri memperkirakan perusahaan ini bisa dinilai lebih dari $100 juta, meskipun bagian kepemilikan Tyson sendiri tidak diungkapkan. Usaha ini merupakan langkah bisnis pasca tinju yang paling ambisius dan menyoroti kemampuannya mengidentifikasi serta memanfaatkan peluang pasar yang muncul.
Hidup Lebih Cerdas: Gaya Hidup dan Warisan Saat Ini
Saat ini, Mike Tyson menjalani kehidupan yang jauh berbeda dari masa-masa berlebihnya. Berbasis di Las Vegas, dia menjalani gaya hidup yang jauh lebih sederhana, fokus pada keluarga, kebugaran, dan pengembangan bisnisnya. Hari-hari memiliki banyak mansion dan pembelian mewah telah digantikan oleh pembangunan kekayaan yang strategis melalui sektor ganja.
Dengan kekayaan bersih sebesar $10 juta, kekayaan Tyson mencerminkan bukan puncak penghasilannya, tetapi hubungan yang telah berkembang dengan uang dan bisnis. Kisahnya menunjukkan bahwa pemulihan keuangan bukan hanya mungkin—tetapi bisa dicapai melalui diversifikasi, adaptasi, dan kemauan untuk sepenuhnya reinvent diri. Dari pengadilan kebangkrutan hingga ruang rapat, Mike Tyson membuktikan bahwa comeback paling kuat dalam dunia olahraga tidak selalu di ring.