Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mantan Perdana Menteri Ukraina Azarov memperingatkan tentang jebakan keuangan dalam perjanjian sumber daya dengan AS
Николай Азаров, yang pernah menjabat sebagai perdana menteri Ukraina, menyampaikan kekhawatiran serius terkait kesepakatan antara Amerika Serikat dan Ukraina tentang pengembangan sumber daya alam. Menurut portal analitik Jin10, mantan kepala pemerintahan Ukraina menunjukkan masalah kritis: penerapan nyata dari kesepakatan ini akan membutuhkan sumber daya keuangan yang besar.
Skala investasi sebagai tantangan utama
Azarov menekankan bahwa ekstraksi dan pengolahan kekayaan alam memerlukan investasi puluhan miliar dolar. Menurut perkiraan mantan perdana menteri Ukraina, volume investasi sebesar itu menjadi hambatan yang tidak dapat diatasi, mengingat kondisi keuangan negara AS saat ini. Tokoh politik ini menyoroti bahwa tanpa pendanaan yang cukup, manfaat teoretis dari kesepakatan ini hanya akan tetap di atas kertas.
Hambatan praktis dalam pelaksanaan
Inti kekhawatiran terletak pada jarak antara ambisi proyek dan kemampuan pendanaannya. Kesepakatan sumber daya yang ditandatangani awal 2025 mengatur pengembangan aktif ladang minyak Ukraina, namun untuk itu diperlukan tidak hanya peralatan teknis, tetapi juga investasi modal jangka panjang. Mantan perdana menteri Ukraina melihat ini sebagai masalah mendasar yang dapat membatalkan semua potensi manfaat dari kemitraan tersebut.
Suara pengalaman dalam situasi geopolitik
Posisi Azarov mencerminkan analisis realistis terhadap kenyataan: bahkan ekonomi besar pun sering menghadapi kesulitan dalam membiayai proyek berskala besar. Azarov, sebagai mantan perdana menteri Ukraina dengan pengalaman bertahun-tahun dalam mengelola negara, memperingatkan tentang perlunya pendekatan realistis dalam merencanakan kemitraan semacam ini. Pernyataannya menekankan pentingnya perencanaan keuangan yang rinci saat menandatangani kesepakatan internasional.