Fikcos vs biaya variabel: Pengusaha harus tahu untuk meningkatkan keuntungan

Setiap bisnis, besar maupun kecil, harus menghadapi dua jenis biaya: Biaya Tetap (Fixed Cost) dan Biaya Variabel (Variable Cost). Perbedaan antara keduanya akan menentukan seberapa kompetitif bisnis Anda dan seberapa besar keuntungan yang dapat tumbuh di masa depan. Pengelolaan biaya yang baik adalah rahasia para pengusaha sukses.

Apa itu Biaya Tetap (Fixed Cost) dan Mengapa Penting

Biaya Tetap adalah biaya yang tidak berubah, tidak peduli penjualan meningkat atau menurun. Apakah bisnis Anda memproduksi 1 unit atau 1.000 unit, biaya tetap tetap sama. Bahkan jika tidak ada produksi, biaya ini tetap harus dibayar.

Bayangkan ini: Saat Anda menyewa gedung kantor, Anda harus membayar sewa setiap bulan, terlepas dari apakah bisnis menghasilkan uang atau mengalami kerugian. Biaya tetap adalah biaya yang “wajib dibayar” dan sangat penting dalam perencanaan keuangan.

Biaya Tetap memiliki karakteristik menarik: semakin tinggi penjualan, biaya tetap per unit akan menurun. Misalnya, jika biaya sewa pabrik adalah 100.000 Baht/bulan dan memproduksi 1.000 unit, biaya sewa per unit adalah 100 Baht. Jika produksi meningkat menjadi 2.000 unit, biaya sewa per unit turun menjadi 50 Baht. Inilah sebabnya bisnis besar cenderung mendapatkan margin keuntungan lebih besar.

Contoh Biaya Tetap yang Perlu Anda Ketahui

  • Sewa: biaya sewa tempat operasional, terlepas dari kondisi kosong atau penuh
  • Gaji Karyawan: gaji tetap karyawan tetap dan manajer
  • Asuransi: asuransi usaha, aset, tanggung jawab
  • Depresiasi: mesin, bangunan, peralatan yang dihitung depresiasinya setiap bulan
  • Bunga Pinjaman: bunga yang dibayar ke bank atau kreditur setiap bulan
  • Kontrak: biaya kontrak perangkat lunak, keanggotaan sistem

Bagaimana dengan Biaya Variabel dan Perbedaannya dari Biaya Tetap

Biaya Variabel berlawanan dengan biaya tetap. Biaya ini berubah sesuai volume produksi atau penjualan. Semakin banyak bisnis memproduksi atau menjual, biaya variabel akan meningkat proporsional, dan sebaliknya.

Dapat dikatakan bahwa biaya variabel adalah “biaya yang fleksibel”. Biaya tetap harus dibayar, tetapi biaya variabel dapat dikendalikan sesuai keputusan manajemen.

Perbedaan utama:

  • Biaya Tetap: tidak berubah / harus dibayar / digunakan untuk perencanaan jangka panjang
  • Biaya Variabel: berubah / dapat dikendalikan / fleksibel sesuai operasional

Contoh Biaya Variabel dalam Bisnis Nyata

  • Bahan Baku: semakin banyak produk diproduksi, semakin banyak bahan yang dibeli
  • Upah Produksi: gaji pekerja dihitung berdasarkan jam kerja
  • Energi: listrik dan air di pabrik meningkat sesuai volume produksi
  • Kemasan: kotak, kertas, bahan pembungkus bertambah saat produk bertambah
  • Pengiriman dan Logistik: biaya pengiriman meningkat sesuai jumlah barang dikirim
  • Komisi Penjualan: komisi penjual meningkat sesuai volume penjualan

Analisis Biaya Campuran untuk Meningkatkan Keuntungan

Pengusaha perlu menggabungkan biaya tetap dan biaya variabel untuk menghitung total biaya sebenarnya. Analisis ini membantu pengambilan keputusan yang lebih baik.

Rumus sederhana: Total biaya = Biaya Tetap + (Biaya Variabel per unit × Jumlah unit)

Contoh: Jika biaya tetap bulanan adalah 200.000 Baht, biaya variabel per unit adalah 50 Baht, dan Anda memproduksi 1.000 unit, Total biaya = 200.000 + (50 × 1.000) = 250.000 Baht

Biaya per unit = 250.000 ÷ 1.000 = 250 Baht/unit

Jika harga jual adalah 400 Baht/unit, keuntungan per unit adalah 150 Baht.

Tips meningkatkan keuntungan:

  1. Kurangi biaya tetap: negosiasi harga sewa, kurangi pengeluaran tidak perlu
  2. Kurangi biaya variabel: tawar harga bahan, perbaiki proses produksi, kurangi limbah
  3. Tingkatkan volume penjualan: semakin banyak terjual, biaya tetap per unit turun, margin meningkat

Menggunakan mesin pengganti tenaga kerja adalah contoh bagus: biaya tetap meningkat (harga mesin), biaya variabel menurun (tidak perlu bayar tenaga kerja sebanyak sebelumnya), dan volume produksi meningkat.

Pentingnya Mengelola Kedua Jenis Biaya

Memahami biaya tetap dan biaya variabel bukan sekadar pelajaran di kelas. Ini adalah tentang kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan profitabilitas bisnis nyata.

Pengusaha yang cerdas akan:

  • Memahami biaya sebenarnya
  • Menetapkan harga jual yang menutup biaya dan memberi keuntungan
  • Merencanakan investasi untuk mengurangi biaya jangka panjang
  • Memantau biaya secara rutin dan melakukan perbaikan terus-menerus

Biaya tetap sulit dikendalikan, biaya variabel lebih fleksibel, tetapi mengelola keduanya secara efektif adalah seni sejati dalam menjalankan bisnis.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)