Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pengumuman terbaru Donald Trump mengenai penolakannya untuk campur tangan dalam sengketa antara Netflix dan Paramount terkait akuisisi Warner Bros. Discovery memiliki implikasi penting: menetapkan batasan intervensi presiden dalam sengketa bisnis antara raksasa hiburan.
Menurut informasi yang disampaikan, ketidaksepakatan antara kedua pemain utama ini telah menimbulkan minat yang besar di kalangan bisnis dan media. Netflix dan Paramount, keduanya calon potensial untuk akuisisi strategis ini, telah menyatakan minat mereka terhadap operasi ini. Namun, sikap Trump yang tetap tidak terlibat dalam proses mengirimkan sinyal yang jelas: penyelesaian konflik semacam ini menjadi tanggung jawab bersama perusahaan dan otoritas pengatur yang berwenang.
Ketidakterlibatan presiden ini menggambarkan pendekatan yang berbeda terhadap isu merger dan akuisisi, membiarkan kekuatan pasar dan tata kelola regulasi menentukan penyelesaiannya. Bagi para pengamat industri, posisi ini memperjelas batas antara intervensi politik dan otonomi bisnis, sehingga mendefinisikan kembali peran presiden dalam transaksi media sebesar ini.