Layanan Keuangan Korea Selatan mengumumkan rencana untuk meningkatkan mekanisme pemantauan aset digital. Dalam inisiatif ini, otoritas pengawas bermaksud menurunkan ambang pelaporan yang ada dari 1 juta won (sekitar 680 dolar AS), yang akan memungkinkan cakupan operasi kecil dengan aset virtual. Langkah ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat keamanan keuangan di tingkat nasional.
Penguatan pengawasan terhadap aliran aset digital
Tujuan utama dari perluasan aturan pemantauan adalah meningkatkan efektivitas dalam memerangi pencucian uang dan mencegah penggunaan saluran kripto untuk mendanai kejahatan transnasional. Dengan menurunkan ambang batas jumlah transaksi, regulator dapat melacak lebih banyak operasi, menciptakan jaringan pengawasan keuangan yang lebih rapat. Pendekatan ini akan membantu Korea Selatan meminimalkan risiko terkait transfer ilegal dan skema tersembunyi untuk menghindari sanksi melalui bursa kripto.
Inovasi digital dan pengembangan regulasi
Seiring dengan penguatan protokol anti pencucian uang, layanan keuangan Korea Selatan juga berfokus pada mendukung transformasi teknologi di sektor keuangan. Prioritas termasuk pengembangan kecerdasan buatan dan integrasi sistem data baru untuk meningkatkan kualitas pemantauan. Pendekatan ganda ini — memperkuat keamanan sekaligus mendorong inovasi — mencerminkan upaya negara untuk menemukan keseimbangan antara perlindungan sistem keuangan dan pengembangan ekonomi digital. Langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa Korea Selatan memandang peningkatan regulasi secara reguler sebagai alat untuk mencapai keamanan sekaligus kemajuan di sektor keuangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Korea Selatan akan memperluas pengawasan terhadap mikrotransaksi dengan aset digital
Layanan Keuangan Korea Selatan mengumumkan rencana untuk meningkatkan mekanisme pemantauan aset digital. Dalam inisiatif ini, otoritas pengawas bermaksud menurunkan ambang pelaporan yang ada dari 1 juta won (sekitar 680 dolar AS), yang akan memungkinkan cakupan operasi kecil dengan aset virtual. Langkah ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperkuat keamanan keuangan di tingkat nasional.
Penguatan pengawasan terhadap aliran aset digital
Tujuan utama dari perluasan aturan pemantauan adalah meningkatkan efektivitas dalam memerangi pencucian uang dan mencegah penggunaan saluran kripto untuk mendanai kejahatan transnasional. Dengan menurunkan ambang batas jumlah transaksi, regulator dapat melacak lebih banyak operasi, menciptakan jaringan pengawasan keuangan yang lebih rapat. Pendekatan ini akan membantu Korea Selatan meminimalkan risiko terkait transfer ilegal dan skema tersembunyi untuk menghindari sanksi melalui bursa kripto.
Inovasi digital dan pengembangan regulasi
Seiring dengan penguatan protokol anti pencucian uang, layanan keuangan Korea Selatan juga berfokus pada mendukung transformasi teknologi di sektor keuangan. Prioritas termasuk pengembangan kecerdasan buatan dan integrasi sistem data baru untuk meningkatkan kualitas pemantauan. Pendekatan ganda ini — memperkuat keamanan sekaligus mendorong inovasi — mencerminkan upaya negara untuk menemukan keseimbangan antara perlindungan sistem keuangan dan pengembangan ekonomi digital. Langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa Korea Selatan memandang peningkatan regulasi secara reguler sebagai alat untuk mencapai keamanan sekaligus kemajuan di sektor keuangan.