Harga tembaga global menunjukkan tren penurunan yang stabil, mencerminkan kekhawatiran yang meningkat di kalangan pelaku pasar terkait akumulasi bahan dan melemahnya aktivitas di kawasan Asia. Pada sesi perdagangan sebelumnya, terjadi penurunan harga sebesar 3,2%, yang mengonfirmasi keberlanjutan tren penurunan tersebut, menurut platform analitik Jin10.
Redistribusi bahan dan peningkatan cadangan di gudang LME
Para ahli Guoyuan Futures, khususnya analis Fan Rui, menunjukkan faktor kunci di balik dinamika saat ini: peningkatan signifikan dalam tingkat cadangan menunjukkan pergeseran aliran bahan. Pedagang mengalihkan volume yang awalnya direncanakan untuk pasar Amerika ke penyimpanan regional LME, terkait dengan hilangnya premi yang sebelumnya menarik aktivitas di wilayah AS.
Proses ini mencerminkan adaptasi pasar terhadap kondisi yang berubah, di mana saluran distribusi tradisional menjadi kurang menguntungkan akibat gangguan diferensial harga antar wilayah.
Pengaruh ekspektasi tarif terhadap diferensial harga
Kekhawatiran pelaku pasar mengenai potensi pengenaan bea masuk impor turut berperan dalam transformasi pasar. Premi Comex di atas LME, yang mencapai nilai maksimum selama musim panas tahun lalu, kini telah menurun secara signifikan. Pelemahan diferensial harga ini mengurangi insentif untuk aktivitas aktif di arah Amerika, mendorong penilaian ulang strategi pasokan secara global.
Respons pasar fisik: perlambatan pembelian industri
Situasi di pasar fisik menunjukkan sinyal yang beragam. Meski di awal minggu terjadi gelombang pembelian bahan dengan harga lebih rendah, gerakan ini segera kehilangan momentum. Aktivitas pengolahan dan produksi menunjukkan perlambatan yang jelas, mengonfirmasi melemahnya permintaan dasar baik di Asia maupun di wilayah lain.
Kombinasi peningkatan cadangan, penurunan premi harga regional, dan melemahnya permintaan industri membentuk latar belakang berlapis yang menekan harga tembaga dalam jangka pendek.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dalam konteks ketidakpastian ekonomi global: tembaga terus menurun di tengah peningkatan persediaan dan permintaan yang melemah
Harga tembaga global menunjukkan tren penurunan yang stabil, mencerminkan kekhawatiran yang meningkat di kalangan pelaku pasar terkait akumulasi bahan dan melemahnya aktivitas di kawasan Asia. Pada sesi perdagangan sebelumnya, terjadi penurunan harga sebesar 3,2%, yang mengonfirmasi keberlanjutan tren penurunan tersebut, menurut platform analitik Jin10.
Redistribusi bahan dan peningkatan cadangan di gudang LME
Para ahli Guoyuan Futures, khususnya analis Fan Rui, menunjukkan faktor kunci di balik dinamika saat ini: peningkatan signifikan dalam tingkat cadangan menunjukkan pergeseran aliran bahan. Pedagang mengalihkan volume yang awalnya direncanakan untuk pasar Amerika ke penyimpanan regional LME, terkait dengan hilangnya premi yang sebelumnya menarik aktivitas di wilayah AS.
Proses ini mencerminkan adaptasi pasar terhadap kondisi yang berubah, di mana saluran distribusi tradisional menjadi kurang menguntungkan akibat gangguan diferensial harga antar wilayah.
Pengaruh ekspektasi tarif terhadap diferensial harga
Kekhawatiran pelaku pasar mengenai potensi pengenaan bea masuk impor turut berperan dalam transformasi pasar. Premi Comex di atas LME, yang mencapai nilai maksimum selama musim panas tahun lalu, kini telah menurun secara signifikan. Pelemahan diferensial harga ini mengurangi insentif untuk aktivitas aktif di arah Amerika, mendorong penilaian ulang strategi pasokan secara global.
Respons pasar fisik: perlambatan pembelian industri
Situasi di pasar fisik menunjukkan sinyal yang beragam. Meski di awal minggu terjadi gelombang pembelian bahan dengan harga lebih rendah, gerakan ini segera kehilangan momentum. Aktivitas pengolahan dan produksi menunjukkan perlambatan yang jelas, mengonfirmasi melemahnya permintaan dasar baik di Asia maupun di wilayah lain.
Kombinasi peningkatan cadangan, penurunan premi harga regional, dan melemahnya permintaan industri membentuk latar belakang berlapis yang menekan harga tembaga dalam jangka pendek.