Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bagaimana ETF baru BlackRock mendapatkan penghasilan dari opsi dan strategi derivatif lainnya
Belakangan ini, perusahaan pengelola aset terbesar di dunia BlackRock mengajukan proposal produk ETF baru—iShares Bitcoin Premium Income. Inti dari fond tersebut sangat sederhana: memperoleh доход secara stabil melalui penjualan opsi Bitcoin, mencari peluang keuntungan di tengah fluktuasi pasar kripto.
Strategi Penjualan Opsi: Menggunakan 25-35% aset untuk pertukaran доход yang stabil
Logika operasional dari dana ini didasarkan pada strategi berani. BlackRock berencana menjual opsi call terhadap 25-35% dari aset ETF Bitcoin mereka. Singkatnya, sebagian posisi kepemilikan akan “disewakan” kepada pembeli opsi, sebagai imbalan atas premi opsi yang langsung masuk ke доход. Pendekatan ini dalam keuangan tradisional dikenal sebagai strategi “covered call”, yang dapat secara efektif meningkatkan tingkat pengembalian dana.
Analisis NS3.AI menunjukkan bahwa tujuan dari strategi ini adalah mengubah volatilitas pasar Bitcoin menjadi distribusi доход yang nyata. Semakin besar volatilitas pasar, semakin tinggi premi yang bersedia dibayar oleh pembeli opsi, dan dengan demikian, доход yang diperoleh dana juga akan semakin besar.
Bagaimana Penurunan Volatilitas Mempengaruhi доход: Risiko yang Harus Diperhatikan Investor
Namun, di balik rencana доход yang tampaknya sempurna ini, tersembunyi dua bayangan. Pertama adalah masalah biaya peluang. Ketika harga Bitcoin naik melebihi harga pelaksanaan kontrak, dana akan dipaksa menutup posisi tersebut, kehilangan potensi keuntungan selanjutnya. Meskipun investor mendapatkan доход dari premi opsi, mereka melewatkan keuntungan dari kenaikan harga Bitcoin yang berkelanjutan.
Risiko yang lebih dalam berasal dari volatilitas itu sendiri. Begitu pasar memasuki periode volatilitas rendah, nilai opsi akan menurun, dan premi yang diterima BlackRock akan menyusut. Pada saat itu, sumber доход dana akan menurun secara signifikan, memberikan tekanan kepada investor yang mengharapkan pendapatan stabil.
Para ahli secara khusus menunjukkan bahwa ketika seluruh pasar mengadopsi strategi penjualan opsi serupa, masuknya opsi call secara besar-besaran akan membentuk tekanan sistemik di pasar. Hal ini dapat menyebabkan premi opsi terus-menerus “tertekan”, dan investor ritel yang ingin mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga Bitcoin justru terjebak karena mengejar доход, sehingga tidak dapat menikmati keuntungan dari kenaikan harga. Bagi mereka yang berharap mendapatkan доход stabil melalui ETF ini, ini jelas merupakan jebakan tersembunyi.