Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penguatan pengawasan: regulator Korea Selatan memberlakukan denda besar kepada Korbit karena pelanggaran persyaratan AML
Otoritas Intelijen Keuangan Korea Selatan (FIU) terus memperketat pengawasan terhadap bursa kripto. Kali ini, platform Korbit menjadi sasaran, dikenai denda sebesar 2,73 miliar won Korea (sekitar 1,88 juta dolar). Penyebabnya adalah pelanggaran serius terhadap norma anti pencucian uang yang terdeteksi selama pemeriksaan AML.
Skala pelanggaran melebihi semua ekspektasi
Selama pemeriksaan yang dilakukan dari 16 hingga 29 Oktober 2024, petugas menemukan lebih dari 22 ribu pelanggaran. Masalah yang paling kritis adalah terkait identifikasi pelanggan: 12,8 ribu kasus prosedur KYC yang tidak dilakukan dengan benar, serta 9,1 ribu transaksi yang dilakukan tanpa pemeriksaan yang memadai.
Masalah tambahan dalam pengawasan
Selain pelanggaran dasar AML, ditemukan 19 kasus terdaftar terkait interaksi ilegal dengan penyedia aset virtual luar negeri. Juga, perhatian tertuju pada tidak adanya penilaian risiko dalam 655 transaksi terkait NFT, yang menunjukkan adanya celah dalam pendekatan komprehensif untuk memerangi pencucian uang.
Langkah administratif dan prospek ke depan
FIU tidak hanya memberikan denda uang. Bursa kripto diberikan peringatan institusional, dan direktur utama menerima catatan. Petugas yang bertanggung jawab atas kepatuhan mendapatkan teguran. Sanksi berlapis ini menunjukkan keseriusan pelanggaran dan niat regulator untuk menjadikan kepatuhan terhadap standar AML sebagai prioritas seluruh industri.
Perkembangan ini menegaskan tren peningkatan pengawasan global terhadap platform cryptocurrency dan diharapkan pemeriksaan serupa akan dilakukan terhadap bursa lain di wilayah tersebut.