Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Data non-pertanian bocor lebih awal? Media sosial Trump "tergeser" mengungkap laporan pekerjaan penting
10 Januari, waktu setempat hari Kamis malam, Presiden AS Trump memposting sebuah grafik di platform sosialnya Truth Social yang berisi data penting non-pertanian AS yang belum diumumkan secara resmi, waktu tersebut hampir satu hari lebih awal dari waktu rilis resmi, memicu perhatian pasar dan opini publik. Grafik tersebut menunjukkan bahwa sejak Januari tahun ini, sektor swasta AS menambah 654.000 pekerjaan, sementara sektor pemerintah mengurangi 181.000 pekerjaan. Data terkait awalnya dijadwalkan akan diumumkan secara resmi oleh Departemen Tenaga Kerja AS bersama laporan non-pertanian bulan Desember pada hari Jumat. White House kemudian merespons dengan menyatakan bahwa pengungkapan ini adalah “tindakan tidak sengaja”, dan menyatakan akan meninjau kebijakan rilis data ekonomi dan perjanjian embargo. Pejabat Gedung Putih menjelaskan bahwa Presiden secara hukum dapat mengetahui sebagian data ekonomi lebih awal, dan sebagian data yang digunakan dalam grafik berasal dari briefing resmi yang sah, tetapi tidak boleh dipublikasikan selama masa embargo. Trump sendiri menyatakan bahwa tanggung jawab bukan pada dirinya, dan menyebutkan “biarkan mereka memiliki kesempatan untuk merilisnya”. Perlu dicatat bahwa ini bukan kali pertama Trump memicu kontroversi karena mengisyaratkan atau mengungkap data non-pertanian lebih awal. Dari segi pasar, setelah kejadian ini, indeks futures saham AS hanya mengalami fluktuasi kecil selama sesi perdagangan yang tenang, dan belum menunjukkan gejala abnormal yang mencolok. Para analis memperingatkan bahwa insiden semacam ini dapat melemahkan kepercayaan pasar terhadap netralitas dan kredibilitas data ekonomi resmi AS. Kepala Ekonom KPMG Diane Swonk menunjukkan bahwa bocornya data sensitif lebih awal dapat merusak keadilan pasar dan mendorong investor untuk “menginterpretasikan sinyal media sosial Presiden” sebelum pengumuman resmi, sehingga meningkatkan risiko volatilitas.