Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Memahami Trust: Alat Investasi yang Sering Disalahpahami
Jika Anda adalah investor pemula, mungkin pernah mendengar kata “Trust” atau “ทรัสต์” yang beredar, tetapi belum benar-benar memahami perbedaannya dengan REIT atau dana investasi secara umum, dan yang terpenting—apakah Anda benar-benar bisa berinvestasi di dalamnya.
Kesalahpahaman umum adalah menganggap Trust sama dengan REIT atau sekadar dana investasi, padahal sebenarnya hubungan di antara keduanya lebih kompleks.
Trust adalah apa: Definisi yang lebih sederhana
Dalam konsep paling sederhana, Trust adalah perjanjian kepercayaan—pengelola (Trustee) menerima aset dari pemiliknya lalu mengelolanya untuk menghasilkan manfaat, dan hasilnya dikembalikan kepada penerima manfaat (Beneficiary).
Aset yang dikelola bisa bermacam-macam—modal, properti, saham, obligasi, bisnis, atau bahkan aset lain yang mampu menghasilkan pendapatan.
Jika digambarkan secara sederhana: Trust = unit pengelola aset yang dirancang agar pengelola membuat aset berputar dan menghasilkan manfaat, lalu mengembalikan uang kepada pemilik aset dan pihak terkait.
Mengapa Trust menjadi pilihan yang baik: 5 keunggulan utama
1. Memberikan manfaat tanpa harus mentransfer kepemilikan aset
Sejak zaman dahulu, Trust digunakan untuk mengelola warisan, sehingga dapat memperoleh hasil dari aset tanpa harus menyerahkan kepemilikan secara langsung kepada orang lain.
2. Pengelolaan sesuai niat yang jelas
Trust harus menyatakan niat secara tegas tentang bagaimana aset akan dikelola, sehingga pengelola harus menjalankan sesuai ketentuan tersebut secara ketat.
3. Keuntungan dari segi pajak
Karena Trust bukan merupakan transfer kepemilikan, banyak yurisdiksi memberikan manfaat pajak tertentu.
4. Fleksibilitas dalam pengelolaan
Pembuat Trust dapat memilih apakah Trust dapat dibatalkan atau tidak. Jika dapat dibatalkan, aset bisa dikelola ulang sesuai keinginan saat kondisi berubah.
5. Pengelola profesional membantu
Orang yang sakit atau tidak mampu mengelola uang dapat menunjuk profesional untuk mengelola aset tersebut.
Jenis Trust: Tidak hanya Active dan Passive
Selain pengelompokan berdasarkan status pencabutan (dapat dicabut vs tidak dapat dicabut), ada jenis lain seperti:
Di Thailand, sebagian besar adalah Trust tipe Active Trust (Pengelolaan untuk manfaat), seperti II/HNW Trust Fund untuk investor besar dan REIT untuk properti.
Trust vs REIT: Persamaan dan perbedaan utama
Persamaan:
Perbedaan: REIT = Trust yang khusus mengelola properti saja, merupakan salah satu tipe Trust dalam Trust secara umum.
Jadi, REIT adalah Trust, tetapi tidak semua Trust adalah REIT, karena Trust bisa mengelola berbagai jenis aset.
Trust vs Dana Investasi: Masalah yang harus dipahami
Perbedaan:
Secara praktik, dana investasi lebih ketat dalam pengaturannya, sementara Trust lebih fleksibel dan mudah diubah.
Trust yang bisa diinvestasikan oleh investor Thailand
Di Thailand, Komite Sekuritas mengizinkan pendirian Trust hanya untuk pengumpulan dana di pasar saham, dan dibagi menjadi 2 tipe:
1. Active Trust
2. Passive Trust
Saat ini, REIT adalah Trust yang paling mudah diakses oleh investor umum, karena asetnya mudah diverifikasi dan bahkan investor pemula bisa membeli dan menjualnya.
Sekarang, Anda sudah tahu
Trust adalah alat pengelolaan aset kuno yang berasal dari kepercayaan, awalnya digunakan untuk mengelola warisan, tetapi kini dapat diterapkan dalam berbagai jenis.
Ketika Trust mengelola properti saja, disebut REIT, yang merupakan pilihan paling mudah diakses oleh investor Thailand.
Jadi, jika ditanya: “Trust itu apa dan bagaimana bedanya dengan REIT”, jawabannya adalah: REIT adalah salah satu tipe Trust, tetapi Trust lebih luas, lebih fleksibel, dan dapat digunakan dalam berbagai situasi.
Bagi yang ingin berinvestasi dalam aset besar tanpa modal besar, REIT adalah solusi yang layak dipertimbangkan.