Investasi yang Diabaikan: Mengapa Silver Adalah Kesempatan yang Tidak Boleh D lewatkan

Pasar logam mulia sedang mengalami perubahan mendalam, dan Silver menunjukkan identitas baru yang mungkin mengubah pandangan banyak investor. Dibandingkan dengan Gold yang telah lama menjadi fokus utama, logam perak (Silver) kembali menjadi aset dengan potensi lebih tinggi daripada yang diperkirakan.

Silver bukan hanya logam mulia alami, tetapi juga merupakan NFT utama dari dunia digital

Silver telah digunakan selama 4.000 tahun dalam sejarah manusia sebagai media pertukaran, mulai dari zaman Babilonia hingga saat ini. Namun saat ini, Silver telah menjadi bagian penting dari teknologi masa depan dengan sifat-sifat yang tidak dapat digantikan oleh logam lain:

Konduktivitas listrik dan panas yang unggul - Silver adalah konduktor terbaik di dunia, menjadikannya komponen penting dalam semua perangkat elektronik, dari ponsel hingga panel surya.

Refleksi cahaya yang luar biasa - Sifat ini meningkatkan efisiensi konversi cahaya matahari menjadi listrik, sangat penting untuk industri energi bersih.

Kemampuan antibakteri - Digunakan secara luas dalam bidang medis, mulai dari perban untuk luka bakar hingga alat bedah dan sistem penyaringan air.

Fleksibilitas dan kemudahan proses - Cocok untuk mikroelektronik yang membutuhkan komponen berukuran kecil.

Pasar Silver menghadapi “kekurangan struktural” yang meningkat

Laporan World Silver Survey 2025 oleh The Silver Institute mengungkapkan data penting: dunia membutuhkan lebih banyak Silver daripada yang dapat diproduksi. Situasi ini telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut.

Permintaan industri mencapai rekor baru 680,5 juta ons - sekitar 59% dari total permintaan, sebagian besar berasal dari industri masa depan:

  • Energi surya (Solar Energy)
  • Kendaraan listrik (Electric Vehicles)
  • Teknologi 5G dan AI
  • Elektronik dan komputer

Pasokan tidak mampu memenuhi - Produksi Silver sebagian besar merupakan hasil sampingan dari pertambangan logam lain seperti timbal, seng, dan tembaga. Ketika produksi dari tambang-tambang ini terganggu, Silver juga kekurangan. Cadangan (Reserves) terus menurun.

Gambaran ini seperti Badai Sempurna untuk harga Silver - permintaan yang kuat dan tidak fleksibel bertemu dengan pasokan yang lemah dan tidak fleksibel.

Mengapa Silver memiliki peluang lebih baik daripada Gold saat ini?

Rasio Emas/Silver: Indikator yang jelas

Indikator ini memberi tahu kita berapa ons Silver yang diperlukan untuk membeli 1 ons Gold. Saat ini, rasio ini sekitar 84:1, yang jauh di atas rata-rata historis.

Selama krisis COVID-19 yang ekstrem, rasio ini mencapai 124:1, tetapi saat kepercayaan pulih, pada tahun 2011 rasio ini turun menjadi hanya 31:1.

Ini berarti: Pasar belum sepenuhnya menghargai dasar-dasar industri Silver

Pasar Silver lebih kecil, sehingga bergerak lebih agresif

Pasar Gold bernilai sekitar 30 triliun dolar, sementara Silver hanya sekitar 2,7 triliun dolar. Ketika uang masuk, jumlah yang sama akan berdampak 10 kali lebih besar pada harga Silver dibandingkan Gold.

Oleh karena itu, volatilitas Silver 2-3 kali lebih tinggi daripada Gold - yang berarti:

  • Dalam pasar bearish, Silver mungkin turun lebih tajam
  • Tetapi dalam pasar bullish (Bull Market), Silver cenderung melonjak lebih cepat dan tinggi

Faktor apa saja yang mendorong harga Silver?

Kebijakan moneter dan suku bunga - Ketika Fed menurunkan suku bunga pada tahun 2025, harga Silver melonjak dengan cepat karena penurunan suku bunga membuat aset yang tidak memberikan hasil berupa bunga (seperti Silver) menjadi lebih menarik.

Nilai tukar dolar AS - Harga Silver biasanya bergerak berlawanan dengan dolar AS. Ketika dolar melemah, Silver cenderung naik, mendorong permintaan meningkat.

Inflasi dan ketidakpastian - Seperti halnya Gold, Silver dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

4 Cara memulai investasi Silver

1. Investasi dalam bentuk fisik (Silver Bars dan Coins)

Kelebihan:

  • Memiliki aset nyata
  • Tidak tergantung pada kontrak pihak ketiga
  • Privasi tinggi

Kekurangan:

  • Modal awal relatif tinggi
  • Margin harga (Premium) di atas harga pasar global
  • Biaya penyimpanan dan asuransi
  • Likuiditas lebih rendah

2. Investasi melalui dana dan saham pertambangan

Pilihan:

  • Dana yang berinvestasi di perusahaan pertambangan Silver di seluruh dunia
  • Saham perusahaan produsen Silver besar seperti Pan American Silver, Wheaton Precious Metals, Fresnillo

Kelebihan:

  • Likuiditas tinggi, mudah diperdagangkan di bursa
  • Tidak perlu khawatir soal penyimpanan

Kekurangan:

  • Risiko spesifik perusahaan (manajemen, biaya produksi, risiko politik)
  • Harga saham tidak selalu bergerak sejalan dengan harga Silver

3. Investasi melalui pasar futures

Cocok untuk: investor profesional yang memahami pasar derivatif

Kelebihan:

  • Modal awal kecil (Leverage tinggi)
  • Bisa mendapatkan keuntungan dari pasar naik dan turun

Kekurangan:

  • Risiko sangat tinggi
  • Kompleks dan memiliki tanggal kadaluarsa kontrak

4. Perdagangan melalui CFD (Contract for Difference)

Cocok untuk: trader jangka pendek hingga menengah yang menginginkan fleksibilitas

Kelebihan:

  • Modal awal kecil (Leverage tinggi)
  • Bisa membuka posisi beli dan jual
  • Tidak ada biaya penyimpanan tersembunyi
  • Likuiditas tinggi 24 jam 5 hari seminggu

Kekurangan:

  • Risiko dari leverage
  • Harus memilih broker terpercaya

Peluang dan risiko investasi Silver

Peluang:

  1. Potensi pengembalian tinggi - Dengan volatilitas yang lebih besar dan harga yang lebih rendah secara historis, Silver berpotensi memberikan hasil yang lebih tinggi daripada Gold dalam persen.

  2. Permintaan industri yang terus berkembang - Tren besar terkait energi bersih, IoT, dan digitalisasi adalah tren jangka panjang yang tidak bisa dihindari.

  3. Harga terjangkau - Harga per ons jauh lebih murah daripada emas, memudahkan investor ritel untuk berpartisipasi.

  4. Aset lindung nilai terhadap inflasi - Secara historis mampu menjaga nilai dan melindungi dari penurunan nilai mata uang kertas.

Risiko:

  1. Volatilitas tinggi - Volatilitas yang besar bisa menghasilkan keuntungan besar, tetapi juga kerugian besar dalam waktu singkat.

  2. Sensitivitas terhadap siklus ekonomi - Karena lebih dari separuh permintaan berasal dari industri, Silver sangat sensitif terhadap resesi ekonomi.

  3. Biaya dan risiko penyimpanan - Untuk yang memegang fisik, ada biaya penyimpanan, asuransi, dan risiko pencurian.

  4. Tidak memberikan hasil berupa bunga - Silver tidak membayar dividen, keuntungan berasal dari selisih harga saja.

Kesimpulan: Silver adalah aset yang patut dipertimbangkan

Silver bukan hanya logam mulia, tetapi juga bahan baku penting untuk dunia masa depan.

Ketimpangan antara permintaan yang kuat dan pasokan yang terbatas, dimensi pasar, harga yang lebih murah secara historis, semuanya menunjukkan bahwa Silver bisa menjadi peluang dengan potensi pengembalian lebih tinggi daripada Gold.

Namun, perlu diingat bahwa investasi memiliki risiko, dan kecocokannya tergantung pada tujuan investasi dan tingkat risiko yang dapat diterima.

Dengan pertimbangan matang, memilih jalur investasi yang sesuai dengan situasi Anda, dan memiliki alat yang modern adalah kunci utama untuk mengakses peluang ini secara efektif.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)