Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bons Membuat Kasus Berani: Mengapa Solana Bisa Dipertimbangkan sebagai 'Bitcoin 3.0' Melalui Bukti On-Chain
Justin Bons telah memulai kembali percakapan menarik di komunitas kripto dengan memposisikan Solana sebagai “Bitcoin 3.0,” mengacu pada metrik teknis dari data on-chain untuk mendukung argumennya. Analisisnya berfokus pada beberapa keunggulan teknis utama yang membedakan kedua jaringan tersebut.
Desentralisasi Melalui Angka
Inti dari tesis Bons terletak pada klaim yang menarik tentang distribusi validator. Solana beroperasi dengan jumlah node validator yang lebih banyak dibandingkan Bitcoin, yang berarti pengaruh yang lebih tersebar di seluruh jaringan. Metode ini menantang narasi konvensional bahwa Bitcoin memegang supremasi dalam desentralisasi, menunjukkan bahwa ketahanan jaringan bergantung pada lebih dari sekadar usia atau pengenalan merek.
Infrastruktur dan Pemrograman: Perbedaan Utama
Selain arsitektur validator, Bons menyoroti kemampuan infrastruktur yang membedakan jaringan ini. Desain skalabel Solana dan fungsi kontrak pintar bawaan memungkinkan pengembang membangun protokol DeFi yang canggih—sesuatu yang tidak dapat dengan mudah diakomodasi oleh sistem scripting Bitcoin yang lebih terbatas. Kesenjangan dalam pemrograman ini mewakili perbedaan mendasar dalam cara setiap jaringan menangani kasus penggunaan blockchain.
Apa Artinya ‘Bitcoin 3.0’ Sebenarnya
Label “Bitcoin 3.0” yang provokatif ini bukan dimaksudkan sebagai pengganti langsung. Sebaliknya, Bons tampaknya menyarankan bahwa Solana mewakili langkah evolusi dalam desain blockchain, menggabungkan pelajaran dari model keamanan Bitcoin dan kemampuan kontrak pintar Ethereum ke dalam pendekatan arsitektur yang berbeda. Perbandingan ini menegaskan bagaimana jaringan blockchain yang berbeda melayani tujuan yang berbeda dalam ekosistem aset digital yang lebih luas.
Perdebatan yang dipicu Bons menyoroti sebuah kenyataan penting: ruang blockchain telah matang di luar kompetisi zero-sum, dengan protokol yang berbeda unggul dalam tugas yang berbeda.