2025: 20 Ekonomi Terbesar di Dunia Menunjukkan Dinamika Global Baru

Konfigurasi kekuatan ekonomi dunia pada tahun 2025 menyajikan realitas yang kompleks: sementara kekuatan tradisional mempertahankan posisi unggul, ekonomi emerging gaining space signifikan di panggung internasional. Produk Domestik Bruto (PIB) tetap menjadi indikator utama untuk mengukur kekuatan ini, mengungkapkan tidak hanya angka, tetapi juga tren geopolitik dan peluang investasi.

Siapa yang mendominasi puncak peringkat ekonomi?

Menurut Dana Moneter Internasional (FMI), peringkat utama ekonomi global menunjukkan konsentrasi yang jelas: Amerika Serikat tetap di posisi pertama dengan PIB sebesar US$ 30,34 triliun, mengokohkan posisinya melalui pasar konsumen yang kuat, kepemimpinan teknologi, dan sistem keuangan yang canggih. Berikutnya, Cina dengan US$ 19,53 triliun tetap sebagai ekonomi terbesar kedua, didorong oleh struktur industri, volume ekspor besar, dan investasi strategis di infrastruktur dan teknologi.

Jarak antara kedua kekuatan ini dan negara lain cukup signifikan. Jerman menempati posisi ketiga dengan PIB sebesar US$ 4,92 triliun, diikuti oleh Jepang (US$ 4,39 triliun) dan India (US$ 4,27 triliun), menandai awal dari tingkat kedua ekonomi yang berkembang dan emerging.

Kebangkitan ekonomi emerging di top 10

Yang menarik dari situasi saat ini adalah kehadiran yang semakin meningkat dari pasar emerging di antara 20 ekonomi terbesar dunia. Brasil kembali ke top 10 pada tahun 2023 dan mengokohkan posisi pada tahun 2024 dengan PIB sekitar US$ 2,179 triliun, mencerminkan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,4%. India semakin bersaing untuk posisi yang lebih tinggi, sementara Indonesia juga mendapatkan relevansi ekonomi.

Kinerja Brasil terkait erat dengan sektor tradisionalnya: pertanian, energi, pertambangan, dan komoditas, selain konsumsi domestik yang meningkat. Faktor-faktor ini membuat negara tetap memiliki pengaruh signifikan dalam diskusi ekonomi global dan aliran modal internasional.

Distribusi kekayaan: selain total PIB

Analisis yang lebih mendalam menunjukkan bahwa PIB per kapita menawarkan perspektif berbeda. Sementara peringkat absolut menempatkan Amerika Serikat dan Cina di puncak, indikator per penduduk menunjukkan realitas yang berbeda: Luksemburg memimpin dengan PIB per kapita sebesar US$ 140,94 ribu per tahun, diikuti oleh Irlandia (US$ 108,92 ribu) dan Swiss (US$ 104,90 ribu).

Brasil, meskipun posisinya kuat dalam total PIB, memiliki PIB per kapita sekitar US$ 9.960 ribu, menunjukkan bahwa ukuran ekonomi tidak secara langsung diterjemahkan ke distribusi pendapatan yang merata di antara penduduknya.

20 ekonomi terbesar dunia: data lengkap

Negara PIB (US$)
Amerika Serikat 30,34 triliun
Cina 19,53 triliun
Jerman 4,92 triliun
Jepang 4,39 triliun
India 4,27 triliun
Inggris 3,73 triliun
Prancis 3,28 triliun
Italia 2,46 triliun
Kanada 2,33 triliun
Brasil 2,31 triliun
Rusia 2,20 triliun
Korea Selatan 1,95 triliun
Australia 1,88 triliun
Spanyol 1,83 triliun
Meksiko 1,82 triliun
Indonesia 1,49 triliun
Turki 1,46 triliun
Belanda 1,27 triliun
Arab Saudi 1,14 triliun
Swiss 999,6 miliar

Pengaruh G20 dalam ekonomi global

G20, kelompok yang mengumpulkan 19 ekonomi terbesar plus Uni Eropa, mengonsentrasikan persentase kekuatan ekonomi dunia yang mengesankan: 85% dari PIB global, 75% dari perdagangan internasional, dan sekitar dua pertiga dari populasi planet. Ini berarti keputusan yang diambil oleh 20 anggota ini — termasuk Amerika Serikat, Cina, Brasil, India, Jerman, Jepang, dan lainnya — bergaung di seluruh arsitektur ekonomi internasional.

PIB global: gambaran distribusi kekayaan yang tidak merata

PIB dunia pada tahun 2025 mencapai sekitar US$ 115,49 triliun. Dibagi dengan populasi 7,99 miliar orang, ini menghasilkan rata-rata PIB per kapita global sekitar US$ 14,45 ribu. Namun, rata-rata ini menutupi realitas yang sangat berbeda: sementara beberapa negara menikmati produktivitas tinggi per penduduk, yang lain menghadapi tantangan besar dalam pembangunan ekonomi mereka.

Apa yang diharapkan dalam beberapa tahun ke depan

Dinamika yang diamati dalam peringkat 2025 menunjukkan bahwa keseimbangan kekuatan ekonomi akan terus berubah. Kebangkitan ekonomi Asia, terutama India dan Indonesia, pemulihan pasar emerging seperti Brasil, dan kekuatan kekuatan tradisional menunjukkan dunia multipolar dari sudut pandang ekonomi. Investor dan analis memantau angka-angka ini dengan cermat, karena mereka menunjukkan peluang bisnis, risiko valuta asing, dan tren aliran modal di tahun-tahun mendatang.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)