Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bursa Asia Pulih: Grafik Pemulihan Pasar Saham Indonesia di Tengah Tantangan Global
Pasar saham Indonesia menunjukkan pembalikan yang signifikan pada hari Senin, bangkit kembali dari kelemahan terakhir yang menghapus sekitar 110 poin atau 1,3 persen dari level tertinggi terakhir. Indeks Komposit Jakarta kini bertahan di bawah level 8.650, meskipun analis memperingatkan bahwa momentum mungkin rapuh menjelang minggu terakhir tahun ini.
Momentum Pasar Didukung oleh Sektor Utama
Institusi keuangan memimpin rebound, dengan saham sumber daya dan telekomunikasi memberikan dukungan yang substansial. Judul berita pasar: IHSG menguat 106,34 poin, mewakili kenaikan 1,25 persen untuk menetap di 8.644,26. Aktivitas perdagangan berfluktuasi antara 8.545,72 dan 8.652,18 selama sesi.
Di antara para penggerak utama, Energi Mega Persada melonjak 5,15 persen, sementara Aneka Tambang menguat 2,48 persen, menarik perhatian investor di segmen sumber daya. Indosat Ooredoo Hutchison melompat 1,67 persen karena eksposur telekomunikasi menarik posisi menjelang akhir tahun. Saham perbankan menunjukkan sinyal campuran, dengan Bank Rakyat Indonesia mengumpulkan 0,27 persen dan Bank CIMB Niaga naik 0,29 persen, meskipun Bank Negara Indonesia turun 0,23 persen.
Vale Indonesia dan Bank Mandiri masing-masing menambah 0,50 persen, sementara Bumi Resources naik 1,10 persen. Kelemahan muncul di beberapa nama, dengan Semen Indonesia anjlok 1,87 persen dan Timah melemah 0,62 persen.
Latar Belakang Global Memberikan Isyarat Kehati-hatian
Pemulihan pasar terjadi di tengah sinyal melemah dari pasar maju utama. Wall Street ditutup di wilayah negatif, dengan Dow turun 249,04 poin (0,49 persen) ke 48.461,93, NASDAQ merosot 118,75 poin (0,50 persen) ke 23.474,35, dan S&P 500 menurun 24,20 poin (0,35 persen) ke 6.905,74. Raksasa teknologi seperti Nvidia dan Oracle menghadapi tekanan jual yang signifikan.
Data perumahan AS memberikan sedikit ketahanan ekonomi, dengan penjualan rumah tertunda melampaui perkiraan pada bulan November. Namun, ketegangan geopolitik—meliputi perkembangan Rusia-Ukraina, ketegangan AS-Venezuela, dan komplikasi di Timur Tengah—meningkatkan kekhawatiran pasokan minyak mentah. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari naik $1,25, atau 2,20 persen, menjadi $57,99 per barel.
Prospek: Konsolidasi Diperkirakan
Pengamat pasar menyarankan bahwa pasar saham Indonesia menghadapi fase konsolidasi, dengan pengambilan keuntungan kemungkinan akan menekan kenaikan saat para trader menutup posisi menjelang akhir tahun. Perkiraan global untuk bursa Asia tetap lesu, menunjukkan potensi kenaikan terbatas tanpa katalis baru di luar arus geopolitik dan makroekonomi saat ini.