Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kasus Penipuan Koleksi Digital China Ungkap Skema Penggalangan Dana Kripto: Aset yang Dihasilkan AI dan Manipulasi Platform
Keputusan hukum penting dari Pengadilan Menengah Pertama Shanghai telah membuka gambaran tentang penipuan penggalangan dana cryptocurrency yang rumit melibatkan koleksi digital. Kasus terhadap terdakwa Wang dan Liu menjadi pengingat tegas tentang taktik yang terus berkembang dalam penipuan blockchain, terutama yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan platform perdagangan yang tidak diatur.
Skema: Bagaimana Aset AI Menjadi Kendaraan Investasi
Mekanisme penipuan ini sangat sederhana namun efektif. Wang dan Liu memperoleh gambar digital yang dihasilkan AI dengan harga hanya 2.888 yuan dari pihak ketiga. File-file yang dihasilkan komputer ini kemudian “diunggah ke blockchain pribadi” yang dibuat oleh layanan pihak ketiga, secara instan mengubah file digital berbiaya rendah menjadi koleksi berbasis blockchain yang tampak berharga. Proses ini menunjukkan betapa mudahnya teknologi dapat disalahgunakan dalam skema penggalangan dana kripto.
Terdakwa kemudian menerbitkan antara 7.888 dan 16.888 koleksi digital di platform mereka, dengan harga 9,9 hingga 69,9 yuan per token. Bagi calon investor, aset ini tampak sah dan berharga, didukung oleh teknologi blockchain dan daya tarik kepemilikan digital.
Membangun Kredibilitas Palsu
Untuk membangun kepercayaan dengan korban mereka, Wang dan Liu menggunakan berbagai taktik manipulasi. Mereka mendistribusikan amplop merah melalui grup WeChat, memalsukan klaim tentang memiliki operasi di luar negeri, dan menampilkan citra dukungan keuangan yang besar. Janji “pengembalian setengah harga dengan jaminan pokok” menawarkan peluang investasi yang tampak bebas risiko—sebuah ciri khas dari skema penipuan.
Platform mereka dilengkapi mekanisme canggih yang dirancang untuk menarik investasi berkelanjutan: “kotak buta” (pak koleksi acak), fitur “sintesis”, acara “airdrop”, dan peluang “pembelian prioritas”. Setiap mekanisme dirancang untuk mendorong modal baru masuk ke dalam sistem.
Manipulasi Pasar dan Perdagangan Sekunder
Aspek paling berbahaya adalah manipulasi harga dan volume secara artifisial. Wang dan Liu terlibat dalam wash trading—membeli dan menjual koleksi di antara mereka sendiri di pasar sekunder untuk menciptakan ilusi aktivitas pasar yang nyata dan minat investor organik. Ketika korban akhirnya mencoba melikuidasi kepemilikan mereka, mereka menemukan pasar tersebut dipompa secara artifisial dan aset mereka hampir tidak dapat dijual.
Ketika investor putus asa meminta pengembalian dana, operator cukup memblokir mereka, secara efektif menjebak modal dalam sistem.
Konsekuensi Hukum dan Vonis
Pengadilan Menengah Pertama Shanghai menyatakan kedua terdakwa bersalah atas penipuan penggalangan dana. Hukuman mencerminkan tingkat keparahan skema:
Pengadilan memerintahkan penyitaan alat dan perlengkapan yang digunakan dalam kejahatan, pengembalian kepada korban yang teridentifikasi, dan kewajiban pembayaran kembali untuk sisa saldo.
Implikasi Industri
Kasus ini dari Oktober hingga Desember 2023 menunjukkan mengapa due diligence dalam penggalangan dana kripto tidak pernah sepenting ini. Kombinasi aset yang dihasilkan AI, teknologi blockchain, dan mekanisme platform yang canggih menciptakan kondisi sempurna untuk penipuan. Apa yang tampak secara teknologi canggih pada dasarnya adalah skema kepercayaan dengan mekanisme penipuan tradisional.
Bagi investor dan regulator, kasus ini menegaskan pentingnya memahami ekonomi token, memverifikasi keaslian aset, dan menyadari bahwa teknologi blockchain sendiri tidak memberikan perlindungan terhadap skema penipuan. Seiring koleksi digital dan aset tokenisasi menjadi semakin umum, membedakan antara inovasi blockchain yang sah dan skema penggalangan dana kripto yang rumit tetap menjadi hal yang esensial.