Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kontroversi Aave DAO: Siapa yang harus mengumpulkan biaya antarmuka?
Kepemimpinan Aave DAO menghadapi dilema penting setelah keputusan Aave Labs untuk mengganti Paraswap dengan CoWSwap di antarmuka utama mereka. Perubahan ini bukan sekadar teknis: melibatkan rekonstruksi aliran pendapatan yang selama ini mendukung kas DAO.
Dampak ekonomi yang tersembunyi
Ketika Aave Labs mengimplementasikan CoWSwap sebagai agregator likuiditas, biaya dari pertukaran tidak lagi mengalir ke kas DAO. Menurut analisis komunitas, antara 15 dan 25 basis poin dari komisi kini didistribusikan kembali ke mitra eksternal. Data on-chain menunjukkan bahwa volume tahunan yang diperoleh oleh pihak ketiga ini bisa mencapai beberapa juta dolar.
Perubahan ini menimbulkan pertanyaan yang tidak nyaman: haruskah antarmuka yang dibangun di atas reputasi sebuah protokol menguntungkan kas kolektifnya?
Posisi yang bertentangan dalam komunitas
EzR3aL dari Orbit menjadi salah satu yang pertama menyoroti redistribusi nilai ini. Di sisi lain, Marc Zeller dari ACI berargumen bahwa app.aave.com, sebagai produk dari protokol, memiliki tanggung jawab fidusia untuk memperkuat dana DAO.
Respons dari Aave Labs pun tegas: antarmuka ini beroperasi secara independen dan tidak secara langsung mengintegrasikan protokol. Selain itu, mereka menegaskan bahwa margin yang dihasilkan oleh Paraswap tidak pernah dijamin secara kontraktual, memberi mereka kebebasan untuk mengambil keputusan produk tanpa batasan dari tata kelola.
Opsi apa yang tersisa?
DAO tidak terjebak. Solusi potensial adalah mengembangkan antarmuka pengguna sendiri, sepenuhnya menangkap aliran biaya. Namun, ini akan membutuhkan investasi dalam pengembangan dan sumber daya operasional.
Pada intinya, kontroversi ini mengungkapkan ketegangan yang lebih dalam: perlunya memisahkan secara jelas keputusan protokol dari keputusan produk. Langkah selanjutnya termasuk mendefinisikan ulang batas-batas ini dan menetapkan kerangka tata kelola yang mencegah konflik di masa depan antara laboratorium independen dan kas komunitas.
Aave DAO memiliki peluang untuk mengubah perselisihan ini menjadi preseden yang memperkuat struktur tata kelolanya dalam jangka panjang.