Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Revolusi Token: Perkembangan dari Properti Tunggal ke Mode Campuran
Perkembangan dunia aset kripto berlangsung dengan kecepatan yang mencengangkan. Dari munculnya blockchain dan mata uang kripto, hingga ledakan NFT, dan kini munculnya semi-fungible tokens (SFT) serta standar ERC-404 yang baru, setiap langkahnya mendefinisikan ulang makna kepemilikan digital. Bagi banyak investor dan pengembang, memahami berbagai jenis token ini dan aplikasi praktisnya telah menjadi pelajaran wajib untuk masuk ke dalam ekosistem ini.
Memahami Esensi Token: Klasifikasi Interchangeability
Sebelum membahas berbagai jenis token, kita perlu memahami satu konsep inti—interchangeability aset.
Aset yang dapat dipertukarkan adalah aset yang dapat ditukar secara 1:1. Misalnya, 1 dolar AS milikmu dan 1 dolar AS milik temanmu, tidak peduli seberapa baru atau lamanya uang kertas tersebut, nilainya tetap sama. Mata uang kripto dan mata uang fiat termasuk dalam kategori ini. Karakteristik standar ini membuat transaksi menjadi sederhana dan efisien.
Sebaliknya, aset yang tidak dapat dipertukarkan menekankan keunikan. Setiap NFT memiliki karakteristik, kelangkaan, dan nilai yang berbeda. Kamu tidak bisa menukar dua NFT berbeda berdasarkan nilai nominalnya, seperti kamu tidak bisa menukar lukisan Picasso dengan lukisan Monet—meskipun keduanya dihargai sama di pasar, nilai sebenarnya sangat berbeda.
NFT: Sertifikat Kepemilikan Digital
NFT (Non-Fungible Token) secara esensial adalah pengenal unik di blockchain yang memastikan keaslian dan kepemilikan suatu aset digital. Aset ini bisa berupa karya seni digital, file musik, video, properti virtual, bahkan item dalam game.
Dari sudut pandang sejarah, konsep NFT sudah ada jauh sebelum ledakan pasar tahun 2021. Pada 2012, peneliti Meni Rosenfeld mengemukakan gagasan “colored coins” dalam sebuah makalah, berusaha merepresentasikan objek dunia nyata di blockchain Bitcoin. Meskipun gagasan ini tidak terwujud karena keterbatasan teknologi Bitcoin, hal ini menjadi dasar teori bagi pengembangan NFT selanjutnya.
Jejak sejarah NFT sebenarnya seperti ini:
Aplikasi NFT terutama terkonsentrasi di bidang seni, game, dan musik, tetapi secara teori aset nyata apa pun bisa dijadikan token koleksi yang unik.
SFT: Eksplorasi Atribut Campuran
Semi-fungible tokens (SFT) mewakili sebuah pendekatan baru—mereka dapat beralih antara status fungible dan non-fungible.
Bayangkan kamu membeli tiket konser. Sebelum acara, tiket ini secara esensial adalah fungible—kamu bisa menukarnya dengan tiket lain di baris yang sama. Tapi setelah acara selesai, situasinya berubah. Tiket ini menjadi barang koleksi yang unik, menyimpan kenangan menghadiri acara tersebut, dan nilainya ditentukan oleh kelangkaan dan pengaruh acara itu sendiri. Itulah cara kerja SFT.
SFT dibuat berdasarkan standar ERC-1155 di Ethereum, yang menggabungkan fitur dari ERC-20 (token fungible) dan ERC-721 (NFT). Satu kontrak pintar bisa mengelola banyak SFT sekaligus, jauh lebih fleksibel dibandingkan model “satu kontrak satu token” dari ERC-721. Dalam praktiknya, ini berarti biaya transaksi lebih rendah, kecepatan transaksi lebih cepat, dan beban jaringan lebih ringan.
Saat ini, SFT banyak digunakan dalam ekosistem game blockchain. Pengembang game dapat menciptakan aset game yang memiliki likuiditas sekaligus keunikan, sehingga lebih baik mengendalikan ekonomi dalam game tersebut. Tapi para ahli umumnya percaya bahwa potensi aplikasi SFT jauh melampaui bidang game.
ERC-404: Kemunculan Standar Baru
Standar ERC-404 yang baru-baru ini muncul berusaha mendorong integrasi lebih jauh. Diajukan oleh pengembang anonim “ctrl” dan “Acme”, ERC-404 berusaha menggabungkan semua fungsi ERC-20 dan ERC-721 dalam satu token tunggal.
Ini berarti satu token dapat berperan sebagai aset yang sepenuhnya dapat dipertukarkan dalam satu situasi, dan memiliki karakteristik unik di situasi lain. Fleksibilitas ini meningkatkan likuiditas NFT dan mengatasi kekurangan dalam mode lelang tradisional yang kurang mendalam.
Namun, ERC-404 belum resmi melalui proses proposal perbaikan Ethereum (EIP). Hal ini memicu diskusi tentang keamanan dan risiko potensial, termasuk kemungkinan manipulasi pasar secara masif dan bug dalam logika kontrak pintar. Meski begitu, proyek seperti Pandora, DeFrogs sudah mulai mengeksplorasi standar baru ini, menunjukkan minat pasar terhadap model token inovatif.
Perbandingan Standar: ERC-721 vs ERC-1155 vs ERC-404
Keunggulan dan Keterbatasan ERC-721
Sebagai standar protokol NFT, ERC-721 memungkinkan pengembang menambahkan fitur seperti verifikasi dan pelacakan asal-usul token. Tapi ada kekurangan yang jelas: setiap transaksi hanya bisa mengirim satu NFT. Mengirim 50 NFT memerlukan 50 transaksi terpisah, yang memakan waktu dan menyebabkan kemacetan jaringan serta biaya Gas yang tinggi.
Keunggulan Multi-Token ERC-1155
Standar ERC-1155 (multi-token) mengatasi masalah tersebut. Ia memungkinkan satu kontrak pintar mendukung banyak SFT sekaligus, secara signifikan menurunkan biaya transaksi. Lebih dari itu, standar ini memperkenalkan konsep transaksi yang dapat dibatalkan, mengurangi risiko kehilangan aset akibat kesalahan operasional.
Potensi Inovasi ERC-404
ERC-404 membawa fleksibilitas ini ke tingkat baru. Token dapat secara dinamis berperan sebagai aset fungible atau non-fungible sesuai konteks penggunaannya, sambil tetap mempertahankan likuiditas tinggi. Ini membuka kemungkinan baru di pasar aset digital.
Perbandingan Aplikasi Praktis
Peluang Tokenisasi Aset Riil
Teknologi SFT menunjukkan nilai unik dalam tokenisasi aset riil (RWA). Ia mampu membagi aset nyata yang tidak dapat dibagi (seperti properti, karya seni) menjadi bagian kepemilikan awal yang bersifat fungible, dan kemudian beralih menjadi aset non-fungible sesuai kondisi tertentu.
Pendekatan ini memiliki beberapa keunggulan utama: menurunkan hambatan masuk investor, meningkatkan likuiditas aset yang biasanya tidak likuid, mengkodekan hak dan kewajiban, serta memenuhi regulasi. Dengan kata lain, SFT membuka pintu menuju dunia investasi yang lebih demokratis.
Pandangan ke Depan: Masa Depan Standar Token
Dari gagasan “colored coins” yang teoritis, hingga ledakan pasar NFT, dan inovasi standar SFT serta ERC-404, evolusi teknologi token mencerminkan pengembangan berkelanjutan dari aplikasi blockchain.
NFT akan tetap dominan di bidang seni, game, dan metaverse, sementara SFT membuka batas aplikasi baru. Kemunculan standar baru seperti ERC-404 menandai kita akan memasuki era aset digital yang lebih fleksibel dan efisien.
Baik content creator, pengembang game, maupun pemilik aset tradisional, teknologi token blockchain menawarkan peluang yang belum pernah ada—berinteraksi dengan pasar secara lebih langsung, membuktikan kepemilikan secara lebih transparan, dan menciptakan nilai dengan cara yang lebih inovatif.