Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
The Federal Reserve's cut interest rate "hawkish script" triggers market butterfly effect! Bitcoin, USD, US stocks, siapa yang menjadi pemenang?
Keputusan suku bunga Federal Reserve akan segera diumumkan. Pada malam tanggal 10 Desember waktu Timur AS, putaran baru suku bunga akan diumumkan dan keputusan kali ini diharapkan akan memberikan dampak besar di pasar. Beberapa institusi seperti JPMorgan dan Deutsche Bank secara bersamaan memperingatkan bahwa minggu ini mungkin akan terjadi “pemotongan suku bunga hawkish”—yaitu penurunan suku bunga secara kecil-kecilan dengan tetap menjaga sikap ketat.
Apakah Dolar AS akan rebound sebagai “pemenang terbesar”?
Jika Ketua Federal Reserve Jerome Powell menekankan bahwa syarat untuk penurunan suku bunga lebih lanjut di awal 2026 sangat ketat, yang mengisyaratkan penghentian sementara langkah penurunan suku bunga dalam waktu dekat, maka dolar AS akan mengalami rebound yang kuat. Sinyal hawkish semacam ini akan langsung mendorong indeks dolar AS naik, dan berpotensi mempengaruhi pergerakan EUR/USD—mata uang Eropa menghadapi tekanan penurunan.
Grup Internasional Belanda memperkirakan bahwa target EUR/USD minggu ini adalah 1.17, dan di akhir tahun berpotensi kembali ke 1.18. Sebaliknya, pergerakan USD/JPY dipengaruhi oleh posisi Bank of Japan yang berbeda—Bank of America Securities memperkirakan yen akan melemah dan dolar menguat; sementara ABN AMRO memandang prospek yen cukup pesimis. Investor perlu memperhatikan keputusan Bank of Japan pada 19 Desember mendatang.
Pasar saham AS dan emas sama-sama tertekan
JPMorgan menyatakan bahwa setelah pemotongan suku bunga, kenaikan pasar saham AS mungkin akan mengalami pengambilan keuntungan, dan momentum pasar akan memasuki fase stagnasi. Investor cenderung mengunci keuntungan menjelang akhir tahun, daripada mengambil posisi baru. Meski begitu, secara jangka menengah, prospek Federal Reserve untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut, ketidakpastian perdagangan yang mereda, dan perkembangan teknologi AI tetap menjadi faktor pendukung pasar saham.
Untuk emas, jika Federal Reserve mengambil sikap keras, apresiasi dolar akan menjadi faktor negatif langsung bagi harga emas. Grup DWS berpendapat bahwa setelah melonjak pada 2025, harga emas tahun depan mungkin akan melambat kenaikannya.
“Penyelamat” Bitcoin: Perpindahan Likuiditas
Bagi pasar kripto, katalis utama adalah sikap Federal Reserve terhadap likuiditas sistem. Pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve mungkin akan mengumumkan peluncuran “Rencana Pembelian Manajemen Cadangan” (RMP), yang menandai sinyal ekspansi berkelanjutan pertama sejak pelaksanaan kebijakan pengetatan kuantitatif. Bitcoin sangat sensitif terhadap siklus likuiditas, jauh melebihi perubahan suku bunga kebijakan.
Harga Bitcoin saat ini adalah $87.61K. Jika Jerome Powell mengakui kerentanan pasar tenaga kerja dan secara jelas mengungkapkan detail RMP, maka Bitcoin akan mendapat manfaat dan naik; sebaliknya, jika menekankan sikap berhati-hati atau menunda pengungkapan detail rencana, hal ini akan memberikan tekanan besar pada aset kripto.