Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pajak Aset Kripto Selandia Baru: Lubang dan Regulasi yang Saya Alami Secara Pribadi
Astaga, Selandia Baru memang mengenakan pajak pada aset kripto! Sebagai seseorang yang telah berkecimpung dalam Bitcoin di sini selama beberapa tahun, saya harus mengatakan bahwa Kantor Pajak Dalam Negeri (IRD) mengawasi kita para penggemar aset kripto dengan sangat ketat. Mereka dengan keras kepala menganggap aset kripto sebagai “harta” dan bukan “uang”, yang berarti saya harus jujur untuk membayar sebagian dari uang yang saya peroleh setiap kali saya melakukan transaksi.
Perjuangan di Labirin Pajak
Sejujurnya, pada awalnya saya sama sekali tidak mengerti aturan pajak ini, seperti kebanyakan orang. Menurut survei yang dilakukan oleh sebuah perusahaan akuntansi tahun lalu, 60% pengguna Aset Kripto di Selandia Baru tidak tahu apa-apa tentang kewajiban pajak mereka. Saya adalah salah satunya! Hingga saya menerima “peringatan ramah” dari kantor pajak, saya baru menyadari betapa besar masalah yang saya hadapi.
Bayangkan, ekspresi saya ketika saya menemukan bahwa semua transaksi kecil saya perlu dicatat dan dikenakan pajak. Hari itu saya menyebarkan semua catatan transaksi di atas meja, rasanya ingin menangis. Siapa yang menyangka bahwa membeli dan menjual beberapa koin bisa membuat pajak menjadi begitu rumit?
Jerat Pajak dalam Kehidupan Nyata
Tahun lalu saya membeli beberapa Bitcoin seharga 10.000 dolar Selandia Baru, beberapa bulan kemudian saya menjualnya seharga 15.000. Seharusnya saya mendapatkan keuntungan 5.000, senang kan? Ternyata tidak! Lima ribu itu perlu dikenakan pajak sesuai tarif pajak penghasilan pribadi saya, jadi hilang banyak. Yang paling ironis adalah, ketika saya menggunakan Bitcoin ini untuk membeli kopi, itu juga dianggap “penjualan aset”, dan saya harus menghitung selisih harga untuk membayar pajak!
Dan para penambang semakin sulit. Saya punya seorang teman yang mendapatkan Bitcoin melalui penambangan, setiap kali dia mendapatkan satu koin, dia harus membayar pajak sesuai dengan nilai pasar saat itu, bahkan jika dia sama sekali tidak menjualnya untuk diuangkan. Sistem perpajakan ini benar-benar seperti untuk memeras setetes keringat terakhir kami.
Ketidakadilan Terhadap Investor Kecil
Sistem perpajakan ini sangat tidak ramah bagi kami sebagai investor biasa. Institusi besar memiliki tim akuntan profesional dan perangkat lunak untuk menangani masalah kompleks ini, sedangkan kami yang kecil ini? Harus mencari tahu sendiri, mengambil risiko sendiri.
IRD meskipun berusaha untuk menyebarluaskan pengetahuan terkait, tetapi sejujurnya, panduan mereka seringkali tidak jelas. Pasar Aset Kripto selalu berubah, sementara undang-undang perpajakan selalu tertinggal, dan akhirnya yang dirugikan tetaplah kami para investor kecil.
Pemikiran Lain
Kadang-kadang saya berpikir, jika pemerintah dapat melihat Aset Kripto dengan sikap yang lebih terbuka, bukan sebagai sesuatu yang harus diatur secara ketat, tetapi sebagai bagian dari inovasi keuangan, apakah situasinya akan jauh lebih baik? Beberapa negara lain telah mulai mengambil kebijakan yang lebih fleksibel, sementara kita tampaknya terjebak dalam kerangka perpajakan yang sudah ketinggalan zaman.
Ingat untuk menyimpan catatan transaksi Anda dengan baik, pahami aturan perpajakan, jika tidak, saat laporan pajak di akhir tahun Anda mungkin akan seperti saya yang frustasi. Di Selandia Baru, aset kripto mungkin adalah masa depan, tetapi penanganan pajaknya pasti adalah mimpi buruk.