Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Di hari kemerdekaan, semua orang teriak lantang, “Merdeka!” sambil kibarin bendera. Tapi ada sekelompok hodler kripto yang teriaknya beda: “Merdeka dari pajak dong, Pak!” Mereka duduk di pojokan, buka aplikasi exchange, lihat portofolio yang warnanya sudah mirip bendera: merah lebih dominan daripada putih.
Lucunya, di tengah euforia parade dan lomba makan kerupuk, mereka malah cemas bukan karena kalah lomba panjat pinang, tapi karena takut “ditarik pajak”. Katanya, “Lho, katanya kita sudah merdeka? Kok dompet digital masih dijajah?”
Ada yang bilang, kalau Bung Karno dulu bilang: “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan.” Sekarang mungkin ada tambahan: “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak bikin hodler kaget pas login dan saldo tiba-tiba berkurang karena potongan pajak.”
Padahal kalau dipikir-pikir, para pejuang dulu rela mati-matian demi kemerdekaan. Masa kita yang cuma disuruh bayar pajak 0 sekian persen sudah gemeteran kayak liat chart Bitcoin pas dumping? Ya bedalah perjuangan bambu runcing dengan perjuangan candlestick, tapi rasa deg-degannya sama.
Akhirnya mereka sadar, mungkin inilah arti kemerdekaan zaman now: merdeka untuk nyimpen aset sendiri, tapi juga merdeka untuk ikut “nyumbang” lewat pajak, walaupun rasanya kayak ikut lomba tarik tambang tapi talinya dipotong di tengah jalan.
Tapi tenang, toh semangat kemerdekaan selalu ngajarin untuk optimis. Selama merah di portofolio belum jadi putih semua, masih ada harapan buat teriak lebih lantang:
“Merdeka! …meski pajaknya bikin dompet kempes, tapi hodl tetap jalan terus!”